HARIAN.NEWS – Di setiap tanggal 9 Februari dalam setiap tahunnya, insan jurnalis di seluruh wilayah Indonesia memperingati Hari Pers Nasional.
Peringatan Hari Pers Nasional tersebut menjadi sebuah momen bersejarah saat pers di Tanah Air menegaskan kemerdekaannya dari belenggu otoritas.
Baca Juga : Pers Bermartabat Ketika Memilih Tidak Mengadili
Hari Pers Nasional yang jatuh pada setiap 9 Februari tersebut bukan hanya sekedar peringatan seremonial semata, namun momen pengingat bahwa demokrasi kita berdiri di atas fondasi kebebasan berekspresi, dan untuk dapat mengetahui sebuah fakta atau kebenaran.
Saat ini, bangsa dihadapkan dengan tantangan paradoks yang cukup menggelisahkan, informasi mengalir deras namun kebenaran cukup sulit dipegang.
Media sosial dengan algoritma kurasi kontennya menciptakan ruang gema, di mana kita banyak terpapar informasi yang memperkuat keyakinan kita sendiri.
Baca Juga : Bupati Sidrap: Jurnalis Kini Naik Kelas Jadi Pemilik Media
Kecepatan seolah menjadi prioritas, mengalahkan kedalaman dan akurasi. Sebuah unggahan viral dapat terbentuk dalam waktu tidak lama, tanpa melalui proses verifikasi.
Peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari kiranya menjadi momen refleksi bersama, bukan hanya untuk insan jurnalis, namun bagi kita semua sebagai konsumen informasi.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
