Logo Harian.news

HARIAN KOMUNITAS

Solidaritas Sesama Jurnalis, PWI Sulsel Doakan Lima Wartawan yang Hilang di Selat Sunda

Editor : Andi Awal Tjoheng Selasa, 15 September 2026 17:42
Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir bersama jajaran pengurus mengikuti doa bersama untuk lima wartawan yang dikabarkan hilang saat bertugas di kawasan Selat Sundab ||(doc_pwisulsel_iga@harian.news)
Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir bersama jajaran pengurus mengikuti doa bersama untuk lima wartawan yang dikabarkan hilang saat bertugas di kawasan Selat Sundab ||([email protected])

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kabar hilangnya lima wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengetuk rasa kemanusiaan dan solidaritas keluarga besar insan pers. Sebagai bentuk kepedulian, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan menggelar doa bersama untuk keselamatan kelima jurnalis tersebut di Kantor PWI Sulsel, Selasa (15/9/2026).

Doa bersama dipimpin Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir bersama Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sulsel, Ida Suwardi Thahir, Pimred HarianNews dan jajaran pengurus PWI Sulsel. Doa khusus bagi kelima wartawan yang masih dalam pencarian dipimpin Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, Mappiar.

Baca Juga : Bangun Komunikasi Harmonis, Gubernur Zainal Arifin Paliwang Terima Pengurus PWI Sulsel

Suasana berlangsung khidmat. PWI Sulsel berharap kelima wartawan tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat dan proses pencarian serta evakuasi berjalan lancar.

Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir mengatakan, doa bersama merupakan wujud solidaritas terhadap sesama wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di tengah kondisi berisiko tinggi.

“Kami bersama seluruh jajaran PWI Sulsel mendoakan agar kelima wartawan yang masih dalam pencarian diberikan keselamatan dan perlindungan. Semoga mereka segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” kata Suwardi.

Baca Juga : Maulid PWI Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi

Menurutnya, keberanian dan profesionalisme merupakan bagian dari tugas jurnalistik, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas, terutama saat meliput di wilayah bencana atau kawasan yang memiliki aktivitas vulkanik.

“Tugas jurnalistik memang menuntut keberanian dan profesionalisme, tetapi keselamatan tetap menjadi hal yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Suwardi menegaskan, keselamatan wartawan harus menjadi perhatian bersama, baik oleh jurnalis maupun perusahaan media. Penugasan di wilayah berisiko perlu disertai informasi mengenai potensi bahaya, perlengkapan keselamatan, serta dukungan yang memadai.

Baca Juga : PWI Sulsel Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan PWI Award

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : IGA K DIWIA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda