Logo Harian.news

Cendol Legendaris Jadi Primadona

Tanpamu Aku Bukan Siapa-siapa

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 18 Juli 2025 14:28
Wisatawan lokal sedang menikmati cendol legendaris berbahan alami di Warung Ina, Malino ||Ist
Wisatawan lokal sedang menikmati cendol legendaris berbahan alami di Warung Ina, Malino ||Ist

Kalimat-kalimat tersebut untuk mengungkapkan rasa syukur dan kesadaran akan pentingnya menjaga dan hidup selaras dengan alam sebagai langkah antisipatif tanpa batas.

Meningkatkan kepedulian penting, namun akan lebih bermanfaat jika kualitas diri sebagai sumber daya, jadi kebutuhan paling dasar harus dipunyai. Memiliki kemampuan dan keahlian positif mutlak sebagai bekal kehidupan selanjutnya. Cerdas membaca peluang demi membangun diri yang harmoni.

Baca Juga : Demokrasi di Antara Demagogi dan Pedagogi

Amanah yang diberikan kepada, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang S.E. M.M., sebagai Bupati Gowa bersama Wabup., Ir. H. Darmawangsah Muin S.T., M.Si., merupakan tantangan tersendiri dalam menjaga kelestarian sumber daya alam Malino.

Stereotip gender, dianggap “tidak mampu membuat keputusan yang tepat dalam pelestarian alam” kurang dukungan penuh dari masyarakat atau pejabat yang ragu.

Stigma sebagai ibu, dianggap mungkin memiliki keterbatasan akses ke sumber permasalahan di lapangan. Sehingga memerlukan manajemen waktu dan energi yang efektif.

Baca Juga : Tenaga KDMP dan KNMP untuk Mencetak Kader Pembangunan Bukan Korban Kelalaian

Pada dasarnya tidak ada perempuan tidak mampu, justru dialah sosok yang memiliki multi talenta lebih unggul dibandingkan laki-laki. Bisa mengerjakan lebih dari satu pekerjaan bersamaan. Keterampilan inilah yang dapat membantu dalam mengelola sebuah wilayah tetap terjaga alamnya.

Selaku pejabat di daerah bisa mengontrol, bertindak dengan pengetahuan bukan nafsu, bijak menjalankan program sembari piawai membagi waktu untuk rakyat juga keluarga.
Dengan kemampuan komunikasi yang baik, dapat membangun hubungan yang baik pula dengan masyarakat.

Sebuah bentuk kreativitas yang tinggi dalam mencari solusi untuk masalah perlindungan keanekaragaman hayati di alam. Terus mengasah kemampuan dan pengetahuan menggunakan pendekatan partisipatif sehingga masyarakat merasa dilibatkan dan merasa memiliki.

Baca Juga : Pers Bermartabat Ketika Memilih Tidak Mengadili

Membangun bersama melalui transparansi, akuntabilitas, dan kinerja yang baik serta paham teknologi AI yang mencengangkan.

Bersentuhanlah dengan hal-hal ajaib dari yang Maha gaib, karena tanpa kita tahu, bisa tiba-tiba memberi manfaat luar biasa. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : IGA KUMARIMURTI DIWIA (PEMRED HARIAN.NEWS)

Follow Social Media Kami

KomentarAnda