Alhasil, singkat cerita sekarang orang luar justru sedang merencanakan kembali liburan untuk datang menyaksikan keelokan Gunung Rinjani yang menurut aktivis lingkungan merupakan surga dunia.
Menyajikan berbagai kelebihan yang tidak dimiliki gunung di tempat lain. Ada vulkano dan bebatuan yang bergerak, air danau yang jernih, safana nan indah, hutan yang lebat dsb.
Baca Juga : Polemik Haji 2026 : Kebijakan Ada Tapi Ketenangan Jemaah Masih Dipertanyakan
Fokus pada fakta dan argumen yang logis rupanya senjata ampuh meredam emosi pembenci untuk mendukung pendapatmu, tidak menyerang dalam menyampaikan pendapat.
Mencoba memahami perspektif pembenci dan tunjukkan bahwa kamu peduli dengan pendapat mereka. Jika memungkinkan, gunakan humor dan ulasan-ulasan lebih menarik.
Terkait teknik kedua pewarta adalah diperiksanya seorang wartawan, Iman Wicaksono oleh pihak berwajib, dalam setiap dialog interaktif yang dipandu mengundang bintang tamu yang bersebrangan sering menyudutkan Jokowi.
Baca Juga : Swasembada untuk Siapa? Ketika Petani Batang Jeneponto Gagal Panen karena Kekeringan
Kreativitas talk show di sebuah TV Swasta terkadang mengemas inovasi menjadi sebuah kreativitas terselubung. Mengundang reaksi, marah dan juga senang.
Iman bersikap kooperatif dan tidak gentar, karena merasa sudah tugasnya menyajikan suatu isu dengan ciri khas masing-masing. Selama tidak menyebarkan hoaks. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

