Logo Harian.news

Taruna Ikrar Kepala BPOM: Industri Modern Harus Bermutu, Digital, Rendah Emisi dan Peduli Lingkungan

Editor : Redaksi Jumat, 05 Juni 2026 01:08
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar penanaman pohon. (Dok. BPOM)
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar penanaman pohon. (Dok. BPOM)

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon yang dilakukan dalam berbagai kunjungan kerja di dalam maupun luar negeri.

Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060 sekaligus memperkuat keterkaitan antara kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga : Usai Dikukuhkan Profesor Kehormatan UTM Malaysia, Taruna Ikrar Launching Buku ke-10 Diatas Pesawat: Menembus Langit Sains Dunia

Dalam berbagai kesempatan, Taruna Ikrar menegaskan bahwa regulator dan industri merupakan mitra strategis yang memiliki tujuan bersama, yakni memastikan ketersediaan produk farmasi yang aman, berkhasiat, dan bermutu bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan industri saat ini tidak hanya diukur dari kapasitas produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga mutu, integritas data, efisiensi energi, serta membangun sistem yang tangguh dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan saat peresmian fasilitas panel surya dan digitalisasi di PT IHI. Taruna Ikrar menyampaikan apresiasi atas langkah perusahaan yang mengintegrasikan energi terbarukan dan transformasi digital dalam proses produksinya.

Baca Juga : Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia

Ia berharap terobosan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi industri lain dalam menjalankan program keberlanjutan yang berdampak positif bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Menurut Taruna Ikrar, penggunaan energi bersih memberikan nilai tambah dalam mendukung produksi produk kesehatan yang aman, bermutu, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Sementara itu, digitalisasi tidak hanya menjadi simbol modernisasi, tetapi juga memperkuat integritas data, ketertelusuran, transparansi, efisiensi operasional, serta sistem mutu melalui pemantauan yang akurat dan real-time.

Baca Juga : Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Kunjungi Fasilitas cGMP CryoCord, Dorong Masa Depan Teknologi Sel dan Gen Global

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan energi terbarukan, termasuk penggunaan panel surya dan gerakan penanaman pohon, sejalan dengan komitmen Net Zero Emission Indonesia 2060.

Upaya tersebut harus terus digerakkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Taruna Ikrar juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan melalui kolaborasi nyata. Menurutnya, target pembangunan rendah karbon dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) hanya dapat diwujudkan apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama dalam menurunkan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi sumber daya.

Baca Juga : Taruna Ikrar Tegaskan Isu yang Berkembang Hoaks, PerBPOM 5/2026 Mengatur Pengelolaan Obat Bukan Penempatan Apoteker

“Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan manusia dan kelestarian bumi. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah warisan kehidupan bagi generasi mendatang,” ujar Taruna Ikrar.

Melalui berbagai aksi lingkungan yang konsisten dilakukan di berbagai daerah dan negara, Taruna Ikrar ingin menunjukkan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kelestarian alam.

Bagi BPOM, keberhasilan pembangunan kesehatan nasional harus berjalan seiring dengan terwujudnya industri hijau yang rendah emisi, inovatif, dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda