HARIAN.NEWS, GOWA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Taufik Surullah, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), menggelar reses untuk menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya, Kecamatan Somba Opu.
Kegiatan ini berlangsung pada 24-26 Februari 2025 dan digelar di berbagai lokasi, termasuk Kelurahan Romang Polong, Lingkungan Garaganti, dan Lingkungan Romang Polong.
Dalam reses ini, Taufik berkomitmen untuk menjaring aspirasi masyarakat secara optimal agar kebijakan yang diambil benar-benar mewakili kebutuhan riil warga.
Baca Juga : DPRD Dukung Penuh Pemkab dan Polres Gowa Gulung Pelaku Pengrusakan Hutan di Tombolo Pao
Hasil dari reses ini akan dikompilasi menjadi pokok pikiran (pokir) DPRD yang selanjutnya akan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Gowa.
“Masyarakat perlu didengar langsung agar solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkap Taufik, Kamis (27/2/2025).
Reses merupakan bagian dari kewajiban anggota DPRD dalam menjalin komunikasi dua arah dengan konstituen. Dalam setiap masa reses, para legislator turun langsung ke dapil masing-masing guna menyerap dan menindaklanjuti keluhan serta saran dari masyarakat.
Baca Juga : DPRD Gowa Terkesan Ambigu, HMI Cagora : Retail Menjamur di Gowa Ancam Keberadaan Usaha Kecil Warga
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dengan warga, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
Keluhan Warga: Infrastruktur dan Kesejahteraan
Menurut Sarsil, tenaga ahli DPRD Gowa yang turut mendampingi Taufik, titik pertama reses digelar di Bakung, Kelurahan Samata, pada 25 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 warga yang menyampaikan berbagai aspirasi.
Baca Juga : Aspirasi HMI CAGORA Mandek, DPRD Gowa dinilai Garang di Media, Ompong di Realita
“Beberapa keluhan utama yang disampaikan masyarakat di antaranya kebutuhan pemasangan lampu jalan, pengadaan mesin pertanian, penanganan banjir di Bakung, pengelolaan sampah di sepanjang jalan, serta permintaan sinergi kegiatan gotong royong antara masyarakat dan pemerintah,” jelas Sarsil yang juga seorang advokat.
Selain itu, masyarakat juga meminta kemudahan dalam pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi warga yang belum memiliki akses layanan kesehatan.
Taufik berharap hasil dari reses ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Kami ingin mempercepat komunikasi antara masyarakat, RT/RW, lurah, camat, dan pimpinan OPD, sehingga aspirasi warga mendapat perhatian yang serius,” tutupnya. ***
Baca Juga : Ketua DPRD Sinjai Tampung Aspirasi Masyarakat
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
