HARIAN.NEWS,GOWA – Esensi dari hadirnya sebuah wadah atau organisasi adalah sebuah ruang interaksi yang mampu memberikan warna bagi sebuah peradaban.
Lembaga adat adalah bagian dari sebuah maksud dan tujuan besar seseorang atau kelompok untuk menghadirkan manfaat bagi peradaban itu sendiri.
Demikian paparan Chandra Juarsa Daeng Ngerang, salah satu rumpun dari Saumata Tombolo yang merupakan bagian dari Batesalapang di Kerajaan Gowa.
Baca Juga : Cium Tangan Suami, Bupati Gowa Sentuh Banyak Hati
Batesalapang adalah satu-satunya lembaga yang berwenang menseleksi dan mengangkat Raja ( Sombayya ) di Gowa masa lalu.
Ungkapan tokoh adat dari rumpun Gallarrang Saumata Tombolo ini dituangkan dalam sebuah manifesto. Ungkapan ini lahir dari sikap seorang Jamaluddin yang sering dipanggil Om Betel akan sikapnya mendukung Roy B Suryo di salah satu acara TV Nasional
Sosok Candra Erang selain duduk di pengurus inti Gallarang Saumata Tombolo, Candra Juarsa juga duduk sebagai salah satu Pengurus di Majelis Adat Kerajaan Gowa, dimana lembaga berpengaruh ini diketuai oleh H.Andi Bau Malik Barangmamase Karaeng Ta Tumakkajangnangngang. Candra Juarsa menegaskan dirinya mengaku salut atas keberanian seorang Jamaluddin Betel.
Baca Juga : Nuansa Kerajaan Gowa Bakal Hiasi November 2025
” Saya pribadi dan atas nama lembaga mendukung sikap seorang Jamaluddin Betel, sikapnya adalah wujud dari karakter aktivis yang memegang adat budaya, mengajak semua pihak untuk berani bersuara,” ungkap Chandra Erang.
Sisi lain, dirinya berharap agar Lembaga adat lainnya yang dikenal memiliki visi mengembalikan adat budaya kedalam tatanan bermasyarakat untuk tidak larut dalam gesekan para elit
” Sikap Jamaluddin Betel adalah representasi sikap dan karakter Orang Gowa, Orang Sulsel, berani menyatakan sebuah sikap bahwa benar itu benar,” tegasnya.
Baca Juga : Dulu Raja Lautan, Kini Gowa Kehilangan Pesisirnya
Sebelumnya, beberapa lembaga adat menyoroti Om Betel terkait pemberian salah satu simbolik Kerajaan Gowa, langkah Jamaluddin Betel kemudian jadi polemik di tengah masyarakat Sulsel. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
