HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2025 di Universitas Hasanuddin (Unhas) telah berlangsung sejak 23 April hingga 3 Mei 2025.
Selama 11 hari pelaksanaan, tercatat 19 sesi ujian diikuti oleh total 21.813 peserta dari berbagai daerah. Koordinasi dan kesiapan yang matang membuat pelaksanaan UTBK tahun ini berjalan tertib dan lancar di lingkungan kampus Unhas Tamalanrea dan Unhas Gowa.
Baca Juga : 13 Tahun Mengajar di Unhas, Mentan Amran Bantu Mahasiswa Yatim Piatu
Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pusat Unhas sekaligus Direktur Pendidikan Unhas, Prof. Risma Illa Maulany, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan petugas lapangan.
Menurutnya, pelaksanaan UTBK di Unhas menjadi salah satu bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas dan kualitas seleksi nasional masuk perguruan tinggi.
“Unhas betul-betul mengawal jalannya UTBK ini. Kami telah berupaya sebaik mungkin demi kelancaran ujian. Koordinasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan semua berjalan sesuai prosedur,” ucapnya saat mengahdiri jumpa pers, Senin (05/05/2025).
Baca Juga : Dari Kampus ke Industri: UNHAS dan UNM Siap Wujudkan Ekosistem Inovasi ABG Gagasan Kepala BPOM Taruna Ikrar
UTBK-SNBT Unhas digelar di 19 lokasi dengan 46 ruang ujian yang tersebar di dua lokasi utama: kampus Unhas Tamalanrea dan Kampus Unhas Gowa.
Para peserta datang dari berbagai provinsi dan tingkat pendidikan, baik lulusan SMA sederajat maupun peserta dari program kesetaraan.
Tingkat kehadiran peserta tergolong tinggi, yakni mencapai 96,32 persen atau sekitar 21 ribu peserta hadir mengikuti ujian. Sementara itu, sekitar 800 peserta tidak hadir karena berbagai alasan.
Baca Juga : IKA Unhas Peduli: Andi Amran Sulaiman Donasikan Rp1 Miliar dari Dana Pribadi untuk Anak Yatim
Meski begitu, tim panitia tetap memberikan pelayanan maksimal dengan tetap menjaga ketertiban di seluruh posko ujian.
Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas, Nurul Ichsani, menambahkan bahwa pelaksanaan UTBK ini juga menjadi evaluasi bersama untuk perbaikan ke depan.
“Kami mencatat beberapa catatan penting, seperti masih ada peserta yang tidak membawa ijazah asli, hanya membawa fotokopi atau scan. Ada pula peserta yang lupa membawa kartu ujian atau membawa identitas yang tidak sesuai,” jelasnya.
Baca Juga : SAPU Digital Award, Upaya Alumni Dorong Tata Kelola Informasi Digital BEM Fakultas se-Unhas
Kasus lainnya yang tercatat adalah ketidaksesuaian antara foto peserta dengan data identitas, serta peserta yang membawa surat keterangan namun belum lengkap secara administratif.
Meskipun demikian, panitia dengan sigap menangani setiap kasus dan tetap memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyelesaikan proses sesuai prosedur.
Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 di Unhas berjalan baik berkat sinergi antara panitia, pihak keamanan, pengawas ujian, serta dukungan teknis dari berbagai unit kerja.
Keberhasilan ini menjadi langkah awal penting menuju proses seleksi mahasiswa baru yang transparan dan akuntabel di Universitas Hasanuddin.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

