Tak butuh waktu lama, potongan video tersebut langsung menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan publik.
Diduga Melibatkan Kepala Desa
Peristiwa ini menjadi semakin ramai dibahas setelah muncul dugaan bahwa pria dalam video tersebut merupakan seorang kepala desa aktif di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.
Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi panutan masyarakat.
Peristiwa itu juga menuai keprihatinan karena terjadi di tengah bulan Ramadan 1447 Hijriah, saat umat Muslim tengah menjalankan ibadah puasa dan menjaga perilaku.
Oknum Kades Akui Kesalahan
Setelah videonya viral di berbagai platform media sosial, pria yang diduga sebagai kepala desa tersebut akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi.
Ia tidak membantah bahwa pria yang terlihat dalam video tersebut adalah dirinya.
Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (14/3/2026), ia menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
“Saya meminta maaf dengan kerendahan hati kepada masyarakat atas beredarnya video yang mungkin meresahkan banyak pihak,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan pribadi.
“Saya menyadari ini kesalahan yang sangat fatal dan akan menjadi pelajaran untuk saya agar bisa memperbaiki diri ke depannya,” katanya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
