Logo Harian.news

1.000 Peserta Karnaval Kebudayaan Ramaikan PSBM di Anjungan Pantai Losari

Editor : Rasdianah Senin, 22 April 2024 10:27
Suasana karnaval budaya di Anjungan Pantai Losari, foto: HN/Sinta
Suasana karnaval budaya di Anjungan Pantai Losari, foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sedikitnya ada 1.000 peserta karnaval kebudayaan yang meramaikan malam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Anjungan Pantai Losari. 1.000 peserta ini berasal dari 5 daerah di Sulsel serta seluruh anggota sanggar di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, menyebutkan, pihaknya mempersembahkan karnaval kebudayaan sebagai jamuan PSBM, yang juga dirangkaikan Hari Kebudayaan Kota Makassar yang jatuh pada tanggal 1 April lalu.

Baca Juga : Prof Ilmar: Seleksi Pimpinan Baznas Makassar Cacat Prosedur, Sebaiknya Diulang

“Ini sebagai bentuk penghargaan kepada budaya. Kita harus melestarikannya sesuai tema yaitu Budaya Masa Depan. Partisipasi dari daerah dan sanggar-sanggar sangat terlihat,” ujar Danny, sapaannya, Minggu (21/4/2024) malam.

Danny menjelaskan, karnaval budaya ini harusnya digelar pada 1 April 2024 lalu, namun bertepatan dengan ramadan dan mendekati cuti lebaran. Sehingga, Pemkot Makassar mengundurkan sekaligus menjadi suguhan hangat untuk PSBM.

Menurut Danny , antusias dari peserta karnaval cukup tinggi, dan Ia dengan bangga mengatakan kegiatan yang dilakukan sukses menciptakan kenangan indah dalam ingatan PSBM.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tebar Berkah Iduladha, 9 Ekor Sapi Kurban Disalurkan ke Masyarakat

“Saya yakin pas mereka (PSBM) pulang ke tempat perantauan rindu akan kampung halaman terobati, justru menciptakan kenangan yang tidak bisa dilupakan,” katanya.

Sementara itu, Dewan Penasihat Sanggar Kita Saraswati, Gede Burahman mengungkapkan keikutsertaannya ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemkot Makassar dalam pelestarian budaya.

“Kami sering ikut. Partner di Dinas Kebudayaan. Kita ingin memperkenalkan budaya adat bali di Kota Makassar. Sebagai paguyuban Hindu Bali kami senang karena pemimpinnya juga tak lupa akan budaya. Memberikan kita panggung untuk semua budaya,” ungkapnya.

Baca Juga : Terminal Mallengkeri Siap Tampung Pedagang Pasar Kalimbu, Relokasi Tanpa Biaya Awal

Kepala Dinas Kebudayaan, Herfida Attas menambahkan Hari Kebudayaan Kota Makassar yang ditetapkan sejak tahun 2018. Tahun ini merupakan tahun ke-6.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan Pemerintah Kota Makassar beserta masyarakatnya untuk melestarikan budaya dan menghibur masyarakat,” ujar Herfida.

Pantauan Harian.News, peserta karnaval budaya menampilkan beragam kostum, tarian dan kreativitas seperti mengubah sampah plastik bekas makanan dan gelas plastik menjadi pakaian adat tradisional.

Baca Juga : Camat Tamalanrea Andi Patiroi: Warga Bersabar Tunggu Kejelasan Pembangunan PSEL

Tak hanya itu, kebudayaan nusantara juga ditampilkan mulai dari adat Bugis Makassar dengan baju kebesarannya yakni jas tutup dan baju bodo.

Atraksi hingga tarian dari Makassar hingga Tana Toraja dengan pengiring musik Toriolo ikut meramaikan demi memperkuat budaya sebagai ciri khas kota Makassar.

Selain itu, ada juga adat Bali yang dibawakan langsung oleh Sanggar Kita Saraswati.

Konsepnya cukup unik, mereka menampilkan Barong diiringi musik khas Bali yang disebut dengan Bola Ganjur, kesemuan rangkaian kegiatan mendapatkan tepuk tangan yang hangat dari PSBM.

Tampak juga beberapa turis yang dijamu oleh Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar Mohammad Roem, nampak antusias mengambil gambar dan mengikuti tarian budaya Bugis Makassar.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda