HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Komika Eky Priyagung membuat pengakuan pengejutkan. Setelah bungkam hampir 16 tahun lamanya, Ia kemudian muncul dan mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh guru mengajinya di salah satu masjid di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kisah pahit yang dialami Eky diungkapkan lewat konten video berdurasi 02.25 menit yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Eky menyebut, dugaan pelecehan seksual itu terjadi di lingkungan masjid daerah tempat tinggalnya di jl Bonto Lanra Kecamatan Rappocini, Makassar pada 2009 silam. Eky mengatakan, Ia dilecehkan oleh guru mengajinya berinsial SU saat Ia masih berusia 13 tahun.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Tangkap Oknum Guru Mengaji Diduga Lecehkan Belasan Anak
“Kita tidak pernah tahu sebanyak apa korbannya, ini terjadi kota Makassar jl Bonto Lanra Kota kelahiran gue, kenapa banyak orng akhirnya spek up karena gue pernah buat video sebelumnya yang menyelipkan kisa trauma gue di mesjid, bukan spek up lebih ke gue cerita nostalgia gue dan teman-teman di Makassar,” ujar Eky dalam videonya.
Tak tanggung-tanggung, pelecehan yang dialami Eky mengaku bukan sekali dua kali, namun berulang kali di mana salah satunya terjadi di rumah pelaku.
“Gue tolol yaitu 7 Kali sebenarnya yang keenam kali itu salah, istilah jaman sekarang itu di grooming, bodohnya gue adalah yang ketujuh kali gue disuruh tes Alquran untuk naik tingkat di rumahnya, pas istrinya lagi pergi mall pas sampai di rumahnya dia langsung tutup pintu, ,” kata Eky mengisahkan, dikutip harian.news, Rabu (30/4/2025).
Baca Juga : Viral Pengakuan Pelecehan Seksual Komika Eky, Begini Respons DPPPA Makassar
Selanjutnya, Eky tidak diminta membuka Alqur’an melainkan disuruh membuka celana guru mengajinya hingga terjadilah pelecehan seksual tersebut.
“Bukannya buka Alquran, celana gue yang dibuka tidak ada babi biboibo gue diraba-raba, tangan kanan gue disuruh pegang alat kelaminnya dan terjadilah, kemudian gue disumpah di atas Alquran kalau gue cerita ke siapa-siapa gue bisa celaka,” tambahnya.
Setelah kejadian tersebut, Eky menyadari bahwa selama 2009 hingga 2025 pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual ini masih melakukan aktivitas di mesjid yang sama.
Baca Juga : Polisi Amankan Guru Ngaji yang Diduga Lecehkan Komika Eky Priyagung
“terjadi sejak 2009 bahkan ada yang mengaku sebagai korban baru-baru ini, artinya pelaku bebas mengajae di mesjid yang sama selama 16 tahun,”
Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan bahwa setelah videonya viral pihak masjid sempat mengirimkannya pesan untuk mentake down videonya.
“Bahkan SU yang gue maksud juga tidak ada fotonya (sambil menunjukkan profil WhatsApp guru ngajinya), tapi itu cukup buat pihak masjid untuk nyuruh gue ngetake down videonya, apa jangan-jangan videonya bukan cuma gue doang?,” ujar Eky.
Baca Juga : Ini Alasan Komika Eky Speak Up Setelah Bungkam 16 Tahun
Tak hanya itu, banyak korban yang mulai DM di akun Instagram miliknya yang juga mulai speak up terkait pelecehan yag dilakukan oleh SU.
Eky kemudian meminta agar korban pelecehan berai untuk speak up, agar pelaku segera ditahan oleh pihak berwajib.
“Pada dasarnya, korban kekerasan seksual itu dia malu untuk ngomong itupun kalau dia ngomong ditutupin identitasnya bayangin ini aneh banget, bayangkan kita yang jadi korban kita nggak salah tapi kita yang malu,”
“Gue juga dulu malu tapi sekarang gue pengen speak up dengan negara, kenapa keren? Karena kami tidak butuh dikasihani tapi kami butuhnya dukungan, biar pelakunya di penjara supaya bisa dipenjara kita harus buktiin,” tutupnya.
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
