MAMASA, HARIANEWS.COM – Dua orang dikabarkan hanyut terbawa arus sungai Mamasa, saat kepergok Polisi sedang berjudi sabung ayam pada tanggal 30 Agustus 2022 kemarin.
Insiden tersebut terjadi di Desa Sepang, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Kedua orang yang dilaporkan hanyut saat hendak melarikan diri karena mendengar personil Polres Mamasa sedang datang ketempat perjudian sabung ayam untuk melakukan penggerebekan.
Baca Juga : Demi Judi Sabung Ayam, Anggota Dewan DKI Muhammad Idris Diduga Memeras Sejumlah Kepala Dinas
Diketahui korban bernama Toami warga Lingkungan Bunga-bunga, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali dan Hasbi, warga Desa Kelapa dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Memasuki hari kedua korban belum ditemukan dan masih pencarian oleh warga setempat dibantu Babinkantibmas dan Babinsa.
Dalam proses pencarian, warga bersama TNI-Polri menelusuri tepi sungai mulai dari wilayah Messawa, Kabupaten Mamasa hingga memasuki wilayah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Baca Juga : Polsek Bulukumpa Bakar Gelanggang Judi Sabung Ayam di Desa Barugae
Bahkan, pencarian sudah sampai di Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Namun, korban belum ditemukan.
Kapolres Mamasa, AKBP Harry Andreas membenarkan adanya kejadian tersebut. Kejadiannya, beberapa saat setelah digrebek kepolisian.
“Iya katanya saat digrebek ada melarikan diri ke sungai,” kata Kapolres Mamasa, AKBP Harry Andreas, Rabu 31 Agustus 2022.
Baca Juga : Tujuh Pelaku Judi Ditangkap di Sinjai, Polres Sita Barang Bukti Uang dan Senjata Tajam
Harry Andreas mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya kegiatan judi sabung ayam di lokasi itu, hingga sejumlah personil dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat tiba di lokasi, warga yang tengah asyik beradu ayam, berhasil melarikan diri. Dua diantaranya melarikan diri ke sungai, sehingga hanyut.
“Kami masih mengecek keluarga korban di Polman,” tandasnya.
Baca Juga : Komunitas Toraja – Mamasa di Pinrang Labuhkan Dukungan ke DIA
Senada dengan itu, Kapolsek Sumarorong Iptu Najamuddin, mengatakan bahwa sudah ada Basarnas datang ke TKP.
“Tadi Basarnas tiba sekitar pukul 17:45 untuk membantu melakukan pencarian kepada korban,” tandasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
