Fenomena ini nyata terjadi di pedesaan. Akses modernitas belum merata. Akibatnya, perempuan sulit meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Pemerintah Harus Hadir
Baca Juga : Hari Kartini 2026 Libur? Cek Faktanya di Sini
Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota wajib memfasilitasi peningkatan peran perempuan. Langkah yang dibutuhkan antara lain:
– Memperluas kesempatan kerja
– Mendorong fleksibilitas pasar tenaga kerja
– Menyesuaikan gaji dengan mekanisme pasar
– Memberikan pelatihan keterampilan bagi perempuan
– Memperkuat kebijakan ketenagakerjaan yang berperspektif kesetaraan gender
Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pendayagunaan Gender (IDG) masih berjalan lambat. Kekerasan terhadap perempuan terus terjadi. Ketimpangan ekonomi antara laki-laki dan perempuan sangat terlihat.
Baca Juga : Hari Kartini, Srikandi PLN Berbagi Bingkisan dan Semangat di YKAKI Makassar
Kartini Bukan Sekadar Kebaya
Peringatan Hari Kartini jangan hanya dirayakan dengan mengenakan kebaya. Kita perlu memaknai semangat Kartini melalui aksi nyata.
Harapannya, lahir Kartini-Kartini baru yang menginspirasi generasi muda. Nilai-nilai emansipasi dan kesetaraan gender harus terus diterapkan untuk kemajuan Indonesia.
Baca Juga : Tyna Mawangi dan Semangat Kartini 2025 di Gowa
Selamat Hari Kartini. Warnai dengan peran, kerja, dan karya nyata. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

