Fenomena ini nyata terjadi di pedesaan. Akses modernitas belum merata. Akibatnya, perempuan sulit meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Pemerintah Harus Hadir
Baca Juga : Laki-Laki Hebat? Jangan Lupa yang di Balik Layar!
Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota wajib memfasilitasi peningkatan peran perempuan. Langkah yang dibutuhkan antara lain:
– Memperluas kesempatan kerja
– Mendorong fleksibilitas pasar tenaga kerja
– Menyesuaikan gaji dengan mekanisme pasar
– Memberikan pelatihan keterampilan bagi perempuan
– Memperkuat kebijakan ketenagakerjaan yang berperspektif kesetaraan gender
Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pendayagunaan Gender (IDG) masih berjalan lambat. Kekerasan terhadap perempuan terus terjadi. Ketimpangan ekonomi antara laki-laki dan perempuan sangat terlihat.
Baca Juga : Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Warga Berbagi Lewat Donor Darah
Kartini Bukan Sekadar Kebaya
Peringatan Hari Kartini jangan hanya dirayakan dengan mengenakan kebaya. Kita perlu memaknai semangat Kartini melalui aksi nyata.
Harapannya, lahir Kartini-Kartini baru yang menginspirasi generasi muda. Nilai-nilai emansipasi dan kesetaraan gender harus terus diterapkan untuk kemajuan Indonesia.
Baca Juga : Mengenal Urutan Gelar Bangsawan Solo dan Jogja
Selamat Hari Kartini. Warnai dengan peran, kerja, dan karya nyata. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
