Selain itu, opsi lain yang sedang dipertimbangkan adalah mempersilakan para kepala daerah langsung menuju Magelang tanpa melalui Yogyakarta.
“Kami masih mengevaluasi mana opsi yang paling praktis dan efektif,” ujarnya.
Baca Juga : Menuju Indonesia Sehat, Taruna Ikrar Perkenalkan Era Living Medicine dan Perkuat Sinergi BPOM-Dokter Umum
Materi Retreat: Fokus pada Tupoksi, Astacita, dan Efisiensi Anggaran
Retreat kepemimpinan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang peran dan tanggung jawab para kepala daerah. Materi yang akan disampaikan meliputi:
1. Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Kepala Daerah – Bertujuan agar setiap pemimpin daerah memahami dengan jelas peran mereka dalam menjalankan pemerintahan.
Baca Juga : Efisiensi Anggaran: Hemat atau Mengurangi Hak Pelayanan Masyarakat?
2. Arahan Strategis Astacita – Menteri-menteri terkait akan memberikan panduan strategis untuk mendukung kepemimpinan daerah yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
3. Pembekalan dari Lemhanas – Materi ini akan fokus pada ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan, sebagai bekal untuk menghadapi tantangan global.
Selain itu, Menteri Keuangan juga akan memberikan materi khusus tentang efisiensi anggaran.
Baca Juga : Komitmen Tekan Kemiskinan dan Stunting, Gowa Raih Penghargaan dari Kemendagri
“Tujuannya adalah agar para kepala daerah dapat mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara lebih efektif dan efisien,” jelas Bima.
Kemendagri bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Lemhanas saat ini sedang menyusun rangkaian acara retreat agar berjalan optimal.
“Kami berharap retreat ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi para kepala daerah dalam menjalankan tugas mereka,” tutup Bima Arya. ***
Baca Juga : DPRD Gowa Kaji Jawaban Bupati atas Rekomendasi RDPU, Soroti Tidak Adanya Klarifikasi Terbuka
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
