HARIAN.NEWS, GOWA – Seorang anak laki-laki berusia lima tahun, Ridho Alganiu, dilaporkan terseret ombak saat berada di kawasan pemecah ombak pesisir Pattingalloang, Kabupaten Gowa, Minggu (sekitar pukul 12.30 WITA).
Korban merupakan anak dari pasangan Udin (34) dan Subaidah (33). Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan melalui BPBD Makassar, peristiwa nahas tersebut terjadi ketika Ridho bersama keluarganya sedang mandi di sekitar pesisir.
Saat itu, korban diketahui berdiri di dekat batu pemecah ombak sebelum tiba-tiba datang gelombang besar yang menyeretnya ke laut.
Baca Juga : Terbawa Arus hingga Barombong, Anak Tenggelam di Pattingalloang Ditemukan di Pesisir Makassar
Menerima laporan kejadian tersebut, Tim SAR gabungan segera bergerak melakukan upaya pencarian. Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
BPBD Kota Makassar mengerahkan sebanyak 20 personel yang didukung dua unit kapal rescue dan satu unit perahu karet. Tim melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian serta memantau titik-titik yang berpotensi menjadi jalur terbawanya korban oleh arus laut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Seluruh unsur Tim SAR gabungan tetap bersiaga di lapangan dengan mengutamakan keselamatan personel serta memperkuat koordinasi antarinstansi.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Sempat Hambat Operasi, Tim SAR Temukan Anak Terseret Ombak di Hari Kedua Pencarian
BPBD Kota Makassar juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di kawasan pesisir, terutama saat kondisi ombak tidak stabil, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
