Logo Harian.news

Anak 5 Tahun yang Terseret Ombak di Pattingalloang Ditemukan Meninggal Dunia

Editor : Redaksi Senin, 19 Januari 2026 10:24
Bocah 5 tahun ditemukan meninggal, Senin (19/1). (Dok. BPBD Makassar-SAR)
Bocah 5 tahun ditemukan meninggal, Senin (19/1). (Dok. BPBD Makassar-SAR)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan bersama BPBD Kota Makassar akhirnya membuahkan hasil. Seorang anak laki-laki berusia lima tahun yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di kawasan pemecah ombak Pattingalloang, Kabupaten Gowa, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Ridho Alganiu (5), anak dari pasangan Udin (34) dan Subaidah (33). Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 12.30 WITA, saat korban berada di area pesisir bersama keluarganya.

Kepala BPBD Kota Makassar, M Fadli, membenarkan penemuan jenazah korban oleh tim gabungan.

Baca Juga : Petang yang Berubah Duka, Anak 10 Tahun Tenggelam di Kanal Makassar

“Izin melaporkan pimpinan, jenazah korban berhasil ditemukan oleh Tim BPBD Kota Makassar dan SAR gabungan,” tulis M Fadli dalam laporan resmi yang disampaikan pada Senin (19/1/2026).

Berdasarkan keterangan di lapangan, peristiwa bermula saat korban bersama keluarganya sedang mandi-mandi di sekitar pesisir. Saat itu, Ridho berada tidak jauh dari area pemecah ombak.

Namun, gelombang laut yang tiba-tiba membesar diduga kuat menjadi penyebab korban terseret arus ke tengah laut.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Makassar, Basarnas, serta unsur terkait lainnya segera melakukan operasi pencarian.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Sempat Hambat Operasi, Tim SAR Temukan Anak Terseret Ombak di Hari Kedua Pencarian

Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area pesisir hingga perairan sekitar lokasi kejadian.

Setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa waktu, korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi ke darat. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya ombak, khususnya saat beraktivitas di kawasan pesisir dan pemecah ombak yang rawan gelombang tinggi.

Baca Juga : Anak 5 Tahun Terseret Ombak di Pesisir Pattingalloang Gowa, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda