Logo Harian.news

Antisipasi Limbah Menumpuk, Pemkot Makassar Siapkan 10 Lokasi Pembuangan Sampah Elektronik

Editor : Gita Kamis, 27 Juni 2024 12:07
Sampah Elektronikk. (Foto: Google)
Sampah Elektronikk. (Foto: Google)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Teknologi informasi, elektronik dan komunikasi berkembang sangat pesat, bahkan sebagian orang sebagai pengguna kalah cepat memanfaatkan fitur yang ada dibandingkan dengan perkembangan fitur itu sendiri.

Perangkat elektronika digunakan untuk mempermudah pekerjaan dan tugas sekaligus memberikan kenyamanan. Sebab, tujuan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi manusia.

Namun, tidak bisa dipungkiri dibalikan manfaatnya, memiliki dampak buruk bagi lingkungan yaitu menghasilkan sampah.

Baca Juga : Helmy Pastikan Proyek Metro Kapsul Tidak Terkendala Pergantian Pemimpin

Save the Children Indonesia merilis risetnya, pada tahun 2023 tentang total potensi limbah elektronik di Kota Makassar mencapai 5.651,2 ton per tahun.

Di Kota Makassar, tiga kecamatan yang memiliki limbah elektronik terbesar adalah Kecamatan Makassar, Mamajang, dan Mariso.

Persentase jenis limbah pun beragam terbanyak meliputi televisi sebesar 100%, ponsel 99,7%, kipas 93,2%, penanak nasi 88,7%, setrika 93,2%, kulkas 89,2%.

Baca Juga : Gelar MIF, Danny Pomanto Ajak Investor Asing Tanam Modal di Makassar

Lalu, laptop 76,4% dan AC 49,5%. Masyarakat di Makassar mengelola limbah elektronik dengan cara 40% disimpan, 33% dijual, 20% diperbaiki, 4% dibuang, dan hanya 3% yang didaur ulang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kota Makassar, Ismawaty Nur mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar saat ini bekerjasama dan mendukung circuler geniuses sebagai upaya penanganan buang sampah elektronik.

“Sekarang sudah ada circuler geniuses sebuah upaya untuk membuang sampah elektronik,” ujar Ismawaty dalam video yang diposting Diskominfo Makassar, Kamis (27/6/2024).

Baca Juga : Baru Diteken, Proyek Metro Kapsul Kota Makassar Target Grounbreking 2027

Circuler geniuses merupakan program dari Save the Children Indonesia dimana memiliki program keterampilan hijau yang berfokus pada anak-anak dan ekonomi sirkular.

Circuler geniuses dirancang untuk mengubah sektor e-waste atau limbah dengan pertumbuhan tercepat di negara-negara seperti Indonesia menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Menertipkan pembuangan sampah, elektronik pada tempat sampah demi melindungi lingkungan di Kota Makassar,” tandasnya

Baca Juga : Berjuang Selamatkan SD Pajjaiang, Pemkot Makassar Bakal Ajukan Bukti Baru ke Pengadilan

Saat ini, di kota Makassar telah menyediakan 10 lokasi penerima sampah elektronik, berikut lokasinya:

1. Unhas Gowa
2. Kantor PKK
3. Mall Nippah
4. Mama Cafe Serui
5. Kantor Camat Rappocini
6. Rumah ta ARt Spaces
7. Wisma Kalla
8. SD Sudirman 4
9. Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar
10. Perumahan Gerhana Alauddin.

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda