HARIAN.NEWS, GOWA — Suhu politik internal Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gowa mulai menghangat.
Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Apdesi Gowa yang dijadwalkan akan digelar pasca-event Beautiful Malino, dukungan deras mengalir ke salah satu figur kuat dari dataran tinggi Gowa: H. Rusli Yusuf, Kepala Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao.
Rencana pelaksanaan Muscab Apdesi Gowa sendiri telah dimatangkan. Lokasi telah ditetapkan di kawasan wisata Kampoeng Eropa, Tinggimoncong — lokasi yang strategis, sejuk, dan merepresentasikan wajah pariwisata baru Gowa.
Baca Juga : Fotografer Media Nasional Jadi Pemenang Lomba Foto Beautiful Malino 2025
Ketua Panitia Muscab Apdesi Gowa, Arifuddin Kadir, mengonfirmasi hal tersebut dalam keterangannya.
“Rapat terakhir kami gelar Sabtu kemarin di Pallangga. Lokasi sudah fix di Kampoeng Eropa. Kami tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati dan Wakil Bupati Gowa. Kemungkinan besar, Muscab akan berlangsung usai kegiatan Beautiful Malino,” ujar Arifuddin yang juga menjabat sebagai Kades Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan.
Sinyal Dukungan Menguat: H. Rusli Yusuf Jadi Magnet Baru Apdesi Gowa
Baca Juga : Tanpamu Aku Bukan Siapa-siapa
Di balik persiapan teknis Muscab, dinamika dukungan internal pun tak kalah menarik. Menurut informasi dari berbagai kepala desa, nama H. Rusli Yusuf mencuat kuat sebagai kandidat Ketua Apdesi Gowa periode mendatang.
“Sinyal-sinyal dukungan terus menguat ke saudara H. Rusli Yusuf. Banyak Kades, termasuk tokoh-tokoh desa dan elite di Gowa, menganggap beliau punya kapasitas untuk memimpin Apdesi,” ungkap Muhammad Amrah, Kades Pallangga.
Tokoh yang satu ini memang bukan figur biasa. Selain menjabat sebagai Kades Kanreapia, H. Rusli Yusuf juga dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang hortikultura dan agrobisnis.
Baca Juga : Lomba Jurnalistik Beautiful Malino 2025 Dibuka, Hadiah Jutaan Rupiah Menanti Karyamu!
Sejak tahun 2007, ia konsisten membangun jaringan distribusi sayur-mayur yang kini menjadi salah satu pemasok utama untuk pasar Makassar hingga Kalimantan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
