Logo Harian.news

Appi dan Melinda Kolaborasi Atasi Stunting Makassar: Target Turun Signifikan Setahun

Editor : Redaksi Selasa, 25 Maret 2025 18:10
Ketua TPP Kota Makassar Melinda Aksa, Foto: HN/Sinta.
Ketua TPP Kota Makassar Melinda Aksa, Foto: HN/Sinta.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus menggenjot upaya percepatan penurunan angka stunting.

Berdasarkan survei e-PPGBM pada Februari 2024, angka stunting di Makassar tercatat 3,01 persen, menurun dari 3,14 persen pada Agustus 2023.

Baca Juga : RMC Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan di Makassar, Siapkan Standar International hingga Promo Menarik

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), dan Ketua PKK Kota Makassar Melinda Aksa berkolaborasi atasi penanganan stunting di Kota Makassar.

Appi menargetkan, dalam satu tahun angka ini bisa ditekan lebih jauh melalui intervensi maksimal di semua lini.

“Kita harus saling mendukung dalam menurunkan angka stunting ini. Jika kita tidak menangani sejak sekarang, masa depan generasi muda akan terganggu. Mereka harus tumbuh menjadi generasi sehat, produktif, dan pintar,” ujar Appi.

Baca Juga : Unismuh Makassar Apresiasi Pemenang Lomba Video Ramadan, Ini Daftar Juara

Ia menegaskan bahwa intervensi harus berbasis data, dengan pendekatan langsung pada lokasi-lokasi yang memiliki angka stunting tinggi. “Ambil datanya berdasarkan alamat, intervensi langsung dari situ. Semua elemen harus ikut, termasuk PKK,” tegasnya.

Intervensi yang dilakukan mencakup pemberian gizi yang tepat sasaran. Munafri mengakui bahwa banyak program dari pusat, provinsi, maupun kota, tetapi selama ini implementasinya belum optimal.

“Masalahnya bukan di jumlah program, tapi bagaimana memastikan intervensi dilakukan dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga : PHI Ekspansi ke Kaltim, Resmikan Hotel Claro Pandurata Samarinda

Pemkot Makassar berkomitmen melakukan evaluasi setiap tiga bulan untuk mengukur efektivitas program.

“Pengurus program harus benar-benar serius dan punya target jelas, agar progres penurunan stunting bisa terlihat nyata,” pungkas Munafri.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan bahwa stunting menjadi fokus utama, disertai dengan program lainnya yang relevan.

Baca Juga : Workshop AJI Indonesia Dorong Jurnalis Lebih Kritis Hadapi Disinformasi

“Kami mulai dengan identifikasi akar masalah stunting. Ini bukan sekadar soal anak yang sudah lahir, tapi harus dicegah sejak calon ibu hamil dan mempersiapkan kelahiran. Edukasi menjadi kunci utama,” jelas Melinda.

Sebagai bagian dari program pencegahan, Melinda juga berencana mengunjungi posyandu dan PAUD di Makassar.

“Posyandu sekarang ada program baru dari pemerintah, yaitu Posyandu Era Baru, yang buka setiap minggu. Selain itu, ada lima PAUD negeri yang juga menjadi perhatian kami,” ungkapnya.

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda