Logo Harian.news

BAN-PDM Sulsel, Dr. Abdi: Sinergi Semua Pihak Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan

Editor : Ahmad Sabtu, 30 November 2024 11:39
Ketua BAN-PDM Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Abdi, M.Pd., secara resmi menutup Rakorda II BAN-PDM Prov Sulsel di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (30/11/2024).
Ketua BAN-PDM Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Abdi, M.Pd., secara resmi menutup Rakorda II BAN-PDM Prov Sulsel di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (30/11/2024).

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Abdi, M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga penjaminan mutu pendidikan.

Hal ini disampaikan dalam penutupan Rapat Koordinasi Daerah II (Rakorda) BAN-PDM Prov Sulsel di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (30/11/2024).

Dr. Abdi menjelaskan bahwa BAN PDM berperan sebagai lembaga independen yang bertugas mengawal penjaminan mutu pendidikan di Indonesia.

Baca Juga : PGRI Sulsel Hadiri Puncak HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024 di TMII

Namun, ia menegaskan bahwa akreditasi bukanlah penjamin mutu itu sendiri, melainkan alat untuk memastikan proses penjaminan mutu berjalan dengan baik.

“Kami adalah seperti kamera yang memotret kualitas pendidikan di satuan pendidikan. Tugas kami adalah menangkap fenomena secara objektif dan memberikan gambaran yang akurat,” ujar Dr. Abdi.

 

Baca Juga : Semua Satuan Pendidikan Wajib Akreditasi, BAN-PDM Sulsel Serukan Pelibatan Masyarakat

Peserta Rakorda II BAN-PDM Prov Sulsel berfoto bersama usai acara penutupan di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (30/11/2024).

Ia menambahkan, akreditasi memberikan status kepada satuan pendidikan, seperti akreditasi A, B, C, atau tidak terakreditasi, yang menjadi gambaran tentang kualitas satuan pendidikan tersebut.

Dr. Abdi juga menekankan bahwa tujuan utama seluruh pemangku kepentingan pendidikan adalah mencerdaskan peserta didik.

Baca Juga : Ketua BAN-PDM Sulsel Ungkap Capaian Akreditasi 2024: 3031 Satuan Pendidikan Terakreditasi

“Walaupun kita memiliki metode dan pendekatan yang berbeda, tujuan kita tetap sama: meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan generasi muda,” katanya.

Ia menyampaikan pentingnya sinergi antara berbagai pihak, seperti Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan, Instansi Pemerintah, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama yang mengelola madrasah dan pondok pesantren, dan yayasan pendidikan lainnya.

“Kami memotret hasil kolaborasi dari semua pelaku pendidikan ini, yang nantinya menjadi landasan untuk melanjutkan proses peningkatan mutu pendidikan,” tuturnya.

Baca Juga : Kadis Pendidikan Maros Paparkan Peta Akreditasi dan Program Peningkatan Mutu di Rakorda II BAN-PDM Sulsel

Rakorda II BAN-PDM Prov Sulsel ini bertujuan merajut harmoni dan sinergi dalam pelaksanaan akreditasi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Sebelumnya, pada pembukaan Rakorda II BAN-PDM Prov Sulsel, Kamis (28/11), Dr. Abdi memaparkan capaian akreditasi pendidikan tahun 2024. Dalam presentasinya, ia menjelaskan bahwa akreditasi merupakan instrumen penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan.

Dr. Abdi mengungkapkan bahwa hingga tahun 2024, BAN-PDM Prov Sulsel telah mengakreditasi 1.308 satuan pendidikan PAUD/PNF, 541 satuan Dikdasmen, dan 40 program kesetaraan. Dari total 3.031 satuan yang menjadi sasaran, 1142 berhasil terakreditasi melalui mekanisme automasi akreditasi.

Pada jenjang PAUD, tercatat 202 satuan memperoleh akreditasi A, 633 akreditasi B, 242 akreditasi C, dan 70 satuan tidak terakreditasi. Sementara itu, pada jenjang Dikdasmen, akreditasi dilakukan dengan metode automasi dan visitasi, menghasilkan akreditasi A untuk 176 sekolah, akreditasi B untuk 690 sekolah, dan akreditasi C untuk 190 sekolah.

“Mekanisme akreditasi ulang yang diterapkan berdasarkan Permendikbudristek No. 38 Tahun 2023 memungkinkan pemantauan mutu secara berkelanjutan melalui data profil satuan pendidikan dan DAPODIK/EMIS. Hal ini membantu kami dalam memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga,” jelas Dr. Abdi.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung proses akreditasi. BAN-PDM Prov Sulsel mengadakan program pembinaan dengan melibatkan dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, kantor wilayah Kemenag, serta lembaga pendidikan lainnya.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda