HARIAN.NEWS, GOWA – Malino kembali bersolek! Event tahunan Beautiful Malino 2025 siap digelar dengan gebrakan yang lebih meriah dan berdampak luas bagi ekonomi lokal.
Tak sekadar festival wisata, acara ini menjadi “karpet merah” bagi para pelaku usaha, khususnya pengelola hotel, restoran, homestay, hingga UMKM di Kabupaten Gowa.
Menurut Ketua PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Kabupaten Gowa, Abdul Kadir, Event Beautiful Malino adalah momentum emas bagi industri pariwisata dan kuliner lokal untuk unjuk gigi di hadapan puluhan ribu wisatawan yang diprediksi akan memadati kawasan sejuk di kaki Gunung Bawakaraeng.
Baca Juga : Fotografer Media Nasional Jadi Pemenang Lomba Foto Beautiful Malino 2025
” Beautiful Malino adalah hadiah dari Pemkab Gowa untuk semua pelaku usaha. Ini seperti durian runtuh. Ribuan pengunjung menjadi peluang luar biasa untuk menunjukkan kualitas pelayanan terbaik kami,” ungkap Abdul Kadir dengan antusias, Sabtu (28/6).
Persiapan All-Out: Dari Kamar Villa Hingga Rasa Kuliner
Tidak tanggung-tanggung, persiapan dilakukan secara menyeluruh. PHRI Gowa bersama para pelaku usaha di sektor pariwisata dan kuliner telah berbenah. Mulai dari kesiapan penginapan—hotel, homestay, dan villa—hingga kelayakan fasilitas seperti air bersih, sanitasi, hingga penyajian menu kuliner khas Malino.
Baca Juga : Tanpamu Aku Bukan Siapa-siapa
“Kami memastikan semua siap: dari kebersihan kamar, pengelolaan sampah, hingga penyediaan stok makanan dan air bersih. Bahkan setiap resto dan café menyiapkan menu khas mereka masing-masing untuk menambah kesan mendalam bagi pengunjung,” lanjut Abdul Kadir.
Wisata Alam Dilengkapi Fasilitas Modern
Event yang digelar selama lima hari penuh ini tidak hanya menampilkan keindahan alam Malino yang telah lama dikenal sebagai “Switzerland-nya Sulawesi”, tetapi juga menghadirkan berbagai wahana baru yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Tinggimoncong.
Baca Juga : Lomba Jurnalistik Beautiful Malino 2025 Dibuka, Hadiah Jutaan Rupiah Menanti Karyamu!
Sebut saja Lembah Topidi di Kelurahan Bontolerung yang kini menawarkan nuansa camping di alam terbuka dengan pemandangan memukau Gunung Bawakaraeng, lengkap dengan fasilitas tenda dan spot foto Instagramable.
“Kami siapkan semuanya. Beautiful Malino bukan hanya hiburan, tapi pengalaman menyatu dengan alam. Semua kawasan wisata siap menyambut pengunjung dengan kenyamanan dan keamanan maksimal,” tambah A. M. Panganro, atau akrab disapa Iping, salah satu pengelola kawasan wisata.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
