Logo Harian.news

Dipersoal Buntut Ucapan ‘Goblok’ Prabowo, TKN: Ketua Bawaslu Terkesan Buat Framing

Editor : Rasdianah Jumat, 12 Januari 2024 19:34
Menhan Prabowo Subianto, yang juga Capres nomor urut 02. Foto: ist
Menhan Prabowo Subianto, yang juga Capres nomor urut 02. Foto: ist

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Juri Ardiantoro, merespons pernyataan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja yang akan menindaklanjuti pidato capres nomor urut 2 Prabowo Subianto di Riau yang dianggap tak pantas.

Menurut Juri, Ketua Bawaslu terkesan membuat framing yang menyudutkan Prabowo Subianto. Ia menilai harusnya Ketua Bawaslu mengeluarkan pernyataan setelah melakukan pendalaman.

“Jadi berita mengenai pernyataan Ketua Bawaslu itu kelihatan sekali ada usaha untuk mem-framing, bahwa Ketua Bawaslu menilai dan membuat kesimpulan terkait dengan pernyataan Pak Prabowo,” ujar Juri yang dikutip harian.news dari kumparan, Jumat (12/1/2024).

Baca Juga : Cak Imin: Koalisi Partai Pendukung AMIN Siap Ajukan Hak Angket Pemilu 2024

“Jadi Bawaslu sama sekali belum melakukan penilaian apa pun terkait dengan pernyataan Pak Prabowo,” ujar Juri.

Juri mengeklaim tak ada unsur penghinaan dalam pidato tersebut. Dia merujuk pada Undang-undang Pemilu Pasal 280 UU 7 Tahun 2017. Dia juga mempertanyakan tujuan Ketua Bawaslu mengeluarkan pernyataan tersebut.

“Yang kedua bahwa secara faktual apa yang dinyatakan Prabowo itu sama sekali tidak ada unsur yang mengandung hinaan pidato, yang terkait atau yang menurut UU Pemilu, Pasal 280 UU 7 Tahun 2017,” tuturnya.

Baca Juga : Update, Baru 4 Kecamatan Serahkan Hasil Rekap ke KPU Kota Makassar

“Ada apa? Dan untuk kepentingan apa mereka melakukan tindakan itu. Dan ini berbahaya di dalam demokrasi Pemilu kita. Ya tentu ada konsekuensi pasal pidana kalau mereka melakukan itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, menyebut akan memeriksa pidato Prabowo soal umpatan yang dianggap tak pantas saat memberikan pidato kepada relawan di Riau, Selasa (9/1/2024).

Sebelumnya, Prabowo membantah Anies soal data tanah 340 ribu hektare. Kata dia, tanah yang dimiliki 500 ribu hektare, dan bersifat hak guna usaha (HGU) dari negara.

Baca Juga : Peduli NKRI, BEM Hukum Unibos Gelar Aksi Damai: Minta KPU dan Bawaslu Bekerja Profesional

“Ya Tuhan Ya Allah SWT aku hanya minta satu sebelum kau panggil aku, aku ingin melihat rakyatku sejahtera, hanya itu. Saudara-saudara ada pula yang nyinggung-nyinggung punya tanah berapa punya tanah ini, dia pinter atau goblok sih?” kata Prabowo dalam acara Konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di Gor Remaja, Provinsi Riau, Selasa (9/1).

Soal lahan 340 ribu hektare itu disinggung Anies dibarengi dengan pernyataan masih ada 160 ribu prajurit TNI tak punya rumah dinas. Sementara Prabowo punya lahan seluas itu. Kata ‘goblok’ itulah yang didalami oleh Bawaslu.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda