Logo Harian.news

Buntut Viral Video Bullying, Disdik Makassar Bentuk Unit Layanan Disabilitas: Bagaimana Tugasnya?

Editor : Rasdianah Selasa, 18 Juni 2024 19:44
Kepala Disdik Kota Makassar, Muhyiddin. Foto: HN/Sinta
Kepala Disdik Kota Makassar, Muhyiddin. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Setelah kasus bullying di SMP Negeri 4 Makassar yang dialami oleh siswa difabel RM, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar memperketat pengawasan pada proses pendidikan setara untuk anak difabel.

Kepala Disdik Kota Makassar Muhyiddin menegaskan, semua anak berhak mengenyam pendidikan tak terkecuali anak difabel. Dia meminta orang tua agar tidak takut menyekolahkan anaknya yang memiliki keterbatasan fisik.

“Saya sudah tetapkan semua sekolah Makassar mulai dari pendidikan anak usia dini sampai dengan pendidikan SMP itu sekolah inklusif. Jadi tidak ada anak yang disabiitas (difabel) itu tidak punya peluang,” katanya, Selasa (18/6/2024).

Baca Juga : Masa MPLS SMP, Disdik Makassar Isi dengan Sosialisasi Bijak Sosial Media

Saat ini, pihaknya telah membentuk Unit Layanan Disabilitas Pendidikan. Termasuk pula semua komunitas atau organisasi disabilitas, dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulsel untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif bagi anak-anak difabel.

“Nanti pada saat penerimaan itu harus ada data. Jadi masing-masing kita melakukan pengawasan bahwa kecamatan sekian SD atau sekian sekolah ada sejumlah anak disabilitas,” kata Muhyiddin.

Unit Layanan Disabilitas Pendidikan Kota Makassar akan mendampingi persoalan-persoalan terkait siswa difabel. Pada unit ini, Disdik juga akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi termasuk psikolog.

Baca Juga : Berantas Bullying di Kalangan Pelajar, FISIP Unhas Gelar Workshop Anti Perundungan

“Jadi kita berharap dengan layanan itu nanti, masing-masing sekolah menyampaikan apa kebutuhan mereka, apa yang perlu dilakukan terhadap pendampingan anak-anak yang disabilitas yang ada di sekolah itu,” kata Muhyiddin.

Unit Layanan Disabilitas juga akan memberikan pendampingan kepada guru-guru.

“Para guru akan ditingkatkan kompetensinya atau diberikan pelatihan untuk menghadapi anak-anak difabel, jadi kita akan upayakan semuanya bisa menjamin anak didik kita di Makassar,” tandasnya.

(NURSINTA)

Baca Juga : Juga ke Pelaku, Dampak Negatif Bullying tak Hanya kepada Korban

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda