“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang kami buat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keuangan inklusif harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam rapat pleno tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, juga menekankan bahwa percepatan akses keuangan tidak hanya berkaitan dengan pemasukan daerah, tetapi juga efisiensi dalam pengelolaan anggaran.
“Jika kita tidak dapat meningkatkan pemasukan, maka efisiensi pengeluaran menjadi kunci. Belanja daerah harus dilakukan dengan bijak dan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur.
Baca Juga : Bupati Gowa Luncurkan Aplikasi SIAP PAKDE untuk Mendorong Desa Mandiri
Rapat Pleno TPAKD Sulsel ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), instansi vertikal, BUMN, serta seluruh kepala daerah dari kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
