Logo Harian.news

HARIAN GOWA

Bupati Gowa Siasati Anggaran Terbatas, Infrastruktur Jalan Dikebut Lewat Skema Swasta

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 11 Juni 2026 14:58
Bupati Gowa bersama pihak swasta dalam rangka mengatasi keterbatasan anggaran di tengah tuntutan roda perekonomian yang harus terus berputar ||Foto_humaskab/diskominfo)
Bupati Gowa bersama pihak swasta dalam rangka mengatasi keterbatasan anggaran di tengah tuntutan roda perekonomian yang harus terus berputar ||Foto_humaskab/diskominfo)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR — Di tengah tekanan pemangkasan anggaran dan keterbatasan fiskal daerah, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, memilih jalan alternatif. Ia menggandeng sektor swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk memacu pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini terkendala biaya .

Bupati Gowa menegaskan, ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seringkali membuat proyek-proyek strategis terhambat. KPBU hadir sebagai terobosan agar program prioritas pembangunan fisik, terutama konektivitas jalan, jembatan, dan drainase, tetap berjalan tanpa membebani kas daerah .

Baca Juga : Bupati Gowa Keluar dari Sidang Hak Angket Setelah Permintaan Ditolak Pansus

“Di Kabupaten Gowa sementara kami pikirkan penerapannya. Ini sangat bagus karena merupakan bentuk pembiayaan yang membantu pemerintah daerah membangun wilayahnya,” ujar Bupati perempuan pertama di Gowa itu usai menghadiri Diseminasi Skema Pembiayaan Infrastruktur di Gedung Keuangan Negara (GKN) II Makassar, Kamis (11/6/2026) .

Sulsel sebagai Hub Timur Indonesia

Langkah inovatif Bupati Gowa ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Keuangan. Kepala Perwakilan Kemenkeu Sulsel, Martha Octavia, menekankan bahwa Sulsel memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, jasa, dan logistik di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Ia menilai pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah .

Baca Juga : Bupati Husniah: LP2B Jadi Fondasi Investasi dan Ketahanan Pangan

“KPBU bukan lagi hanya alternatif, tetapi menjadi solusi untuk menjembatani keterbatasan fiskal dengan mengundang partisipasi, inovasi dan efisiensi dari sektor swasta,” tegas Martha .

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi, mengingatkan pentingnya investasi berkualitas untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sulsel yang tengah positif.

Investasi melalui skema KPBU dinilai mampu menciptakan kapasitas produksi baru, memperkuat daya saing, dan membuka lapangan kerja baru . Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan dunia usaha, transformasi ekonomi Gowa dan Sulsel diyakini akan berjalan lebih progresif dan mandiri.***

Baca Juga : Pemkab Gowa Beri Lampu Hijau, DPD Wahdah Islamiyah Siap ke Muktamar V Jakarta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda