Sementara, Brugge tetap lolos di posisi 24 berkat kebobolan lebih sedikit ketimbang Dinamo Zagreb yang terlempar ke peringkat 25 meski menang 2-1 atas AC Milan.
Faktor lain datang dari kekalahan telak VfB Stuttgart 0-4 dari PSG. Andai Stuttgart menang, City bisa tersingkir. “Kami beruntung, tapi ini pelajaran berharga. Playoff tak akan mudah,” ujar Haaland usai laga.
Baca Juga : Gol 27 Detik! Gallagher Cetak Sejarah di Liga Champions
Jalur Berliku Sang Juara Bertahan
Lolosnya City ke playoff 16 besar menjadi bukti bahwa Liga Champions tak pernah bisa ditebak. Sebagai tim dengan payroll tertinggi di Eropa, mereka nyaris terperosok oleh tim “kecil” seperti Brugge. Namun, mental juara dan kedalaman skuad akhirnya berbicara.
Kini, Guardiola harus menata ulang strategi. Playoff akan mempertemukan City dengan juara grup lain yang lebih tangguh. Tapi, seperti kata pepatah: “Jangan pernah meremehkan hati juara.”
Baca Juga : Madrid vs City: Siapa yang Lolos ke Perempat Final?
Catatan Akhir:
Skor Akhir: Man City 3-1 Brugge (Kovacic 54’, Ordonez OG 62’, Savinho 77’; Onyedika 45+1’)
Klasemen Playoff: City (22), Brugge (24), Dinamo Zagreb (25 – tersingkir)
Baca Juga : Real Madrid Comeback, Tundukkan City 3-2 di Etihad
Sorotan: John Stones 2 assist, Savinho 3 gol di 5 laga terakhir.
Lolos hari ini, tapi jalan panjang masih menanti. Manchester City belum boleh bernapas lega.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

