HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto tengah merancang transportasi umum antarmoda metro kapsul berbasis listrik dan low carbon untuk dihadirkan di Kota Makassar.
Hal tersebut diungkapkan Danny, sapaan wali kota, kepada awak media di ruang rapat kantor wali kota Makassar, Rabu (13/3/2024).
Danny Pomanto mengatakan, metro kapsul ini akan terhubung dengan beberapa lokasi di kota Makassar. Sehingga wilayah yang dilintasi akan lebih hidup.
Baca Juga : KEJAM Sulsel Desak Kejari Maros Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Gaji Outsourcing Kereta Api
“Intinya adalah semua ruang-ruang yang belum hidup, misalnya, Benteng Sombo Opu, kemudian stadion Barombong, calon stadion utama kita (sudiang) itu dihubungkan semua Metro Kapsul,” jelasnya.
kata Danny, dirinya memilih metro kapsul karena lebih mudah berakselerasi di jalanan Kota Makassar dibandingkan transportasi publik jenis monorail.
“Kita tidak pakai monorail, karena monorail susah tikungannya, susah dia naik. Kalau metro kapsul kayak pete-pete sebenarnya. Metro kapsul biar sempit Kayak Rappocini, sempit sekali kan. dia bisa lewati,” jelasnya.
Baca Juga : Heboh Skema Penipuan Baru, Jadi BA Mobil Listrik: Ratusan Orang Jadi Korban
Kata Danny, metro kapsul mirip dengan angkutan umum alias pete-pete, tiap kapsul bersambung atau berjejer ke belakang.
“Nah, itu menariknya metro kapsul. Seperti pete-pete dia bisa ngantri. Kalau ngantri satu begini, tidak boleh ada yang lain. Dia seperti pete-pete kecil-kecil dan dia dijaga dengan sensor,” katanya.
Bahkan kata Danny, Metro Kapsul ini akan beroperasi di jalan-jalan kecil karena tidak menggunakan rel tunggal atau monorel.
Baca Juga : Menhub Pastikan Proyek Kereta Api Sulsel Berlanjut, Swasta Dilibatkan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
