Logo Harian.news

Dihadapan Pimpinan DPRD, Disdik Mamasa Janji Jumat Cairkan Tunjangan Sertifikasi Guru

Editor : Redaksi Rabu, 22 Maret 2023 10:07
RDP antara Pemda Mamasa dan perwakilan guru terkait tunjangan sertifikasi di Kantor DPRD Mamasa, Selasa (21/3). Dok. Jupran/HN
RDP antara Pemda Mamasa dan perwakilan guru terkait tunjangan sertifikasi di Kantor DPRD Mamasa, Selasa (21/3). Dok. Jupran/HN

MAMASA, HARIAN.NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamasa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Keuangan Kabupaten Mamasa Sulawesi barat.

RDP tersebut menindaklanjuti adanya aduan para tenaga pendidik soal tunjangan sertifikasi guru yang tak kunjung dibayarkan sejak tahun 2022 lalu untuk triwulan ke tiga.

Baca Juga : Guru Honorer Dihapus 2027, Ini Skema Baru Kemendikdasmen

RDP dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mamasa Orsan Soleman, bersama Wakil Ketua I David Bamba Layuk dan Wakil Ketua II Juan Gayang Pongtiku, Selasa (21/03/23) di Kantor DPRD Mamasa.

Dari hasil RDP terdapat kesepakatan antara guru dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Keuangan.

“Sudah disepakati akan dibayarkan pada Jumat yang akan datang dan bisa diterima oleh para guru,” demikian diungkapkan Orsan Soleman selaku Ketua DPRD Mamasa, Rabu (22/03/23).

Baca Juga : Kemnaker Tutup Pemagangan Nasional, 16 Ribu Peserta Lanjut Sertifikasi

Orsan mengatakan bahwa setelah mendengar RDP sejumlah guru memunculkan isu dugaan pungutan liar pada Dinas Pendidikan.

“Jikalau ada hal seperti itu, maka saya berharap agar dihentikan pungutan. Kalau itu ada,” sambung Orsan Soleman.

Sementara itu David Bamba Layuk berharap agar kiranya kedepannya hak-hak para Tenaga Pendidik disalah gunakan tunjangan sertifikasinya.

Baca Juga : Wamenaker: Ijazah Bukan Jaminan, Kompetensi Kunci Raih Kerja

“Semoga kedepan tidak ada lagi hal-hal seperti ini. Sebab Guru adalah ujung tombak pada kemajuan suatu daerah,” kata dia.

“Guru mencerdaskan bangsa. Kita bisa seperti ini karena adanya Guru,” harap Politisi Partai Hanura itu.

“Jangan ada intimidasi kepada guru-guru yang sudah berjuang karena kami akan sama-sama,” tegas David Bamba Layuk.

Baca Juga : GMTD Bangun Ekosistem Sosial-Ekonomi Lewat Program “Jumat Berbagi”

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Mamasa Rusli mengatakan bahwa pihaknya berjanji Jumat akan datang segera dibayarkan.

“Kita akan bayar pada Jumat mendatang. Lambatnya pembayaran karena transferan dari pusat yang lambat,” ungkap Rusli.

Terkait dugaan pungli, Rusli menegaskan akan menindak tegas dan tak memberi ampun pihaknya bila melakukan hal yang bertentangan dengan hukum.

“Soal itu saya tidak pernah dengar adanya dugaan pungutan liar pada Dinas Pendidikan. Kalau ada segera dilaporkan agar kami berikan sanksi,” tandasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : Jupran Panandang

Follow Social Media Kami

KomentarAnda