HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto merespons panggilan “Gubenur Sulsel” oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel, Ridwan Andi Wittiri (ARW).
Menanggapi hal tersebut, Danny, sapaannya, mengaku tidak bisa berkomentar banyak, pasalnya dirinya datang sebagai pembina politik, bukan sebagai kader PDIP.
“Saya ini cuma tim hore di belakang layar, kan saya juga tidak punya jabatan di PDIP, jadi ya kita support semuanya. Siapa yang undang, saya tetap datang mau dari partai manapun,” kata Danny, di Claro, Kamis (25/1/2025).
Baca Juga : Megawati Soekarnoputri Merangkap Jabatan Sekjen PDIP
Wali kota dua periode itu juga menyebut, urusan diberikan peluang untuk maju sebagai calon Gubenur Sulsel itu merupakan hak pimpinan partai.
“Kalau soal peluang Gubernur, saya rasa itu urusan pemimpin-pemimpin partai, saya tidak mau ikut campur, biarkan mereka yang menentukan,” kata Danny.
Danny juga menegaskan kedatangannya dalam rakor tersebut dalam kapasitas sebagai Wali Kota Makassar, dan bukan sebagai kader.
Baca Juga : Prabowo Sebut Gerindra dan PDIP Adik Kakak
“Tidak bisa Oppo ki, saya datang sebagai Wali Kota Makassar yang diundang, bukan sebagai kader partai PDIP perjuangan,” tegas Danny.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
