Logo Harian.news

Diresmikan 15 Juli, Program RISE di Bulorokeng akan Dihadiri 40 Peneliti Asing Dunia

Editor : Rasdianah Kamis, 11 Juli 2024 18:33
Pj Sekda Kota Makassar Firman Pagarra. (Foto: Humas Peemkot)
Pj Sekda Kota Makassar Firman Pagarra. (Foto: Humas Peemkot)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pengentasan kawasan kumuh lewat program Revitalising Informal Settlement and their Environment (RISE) di Kota Makassar terus berjalan.

Program kerja sama Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT) kali ini menyasar kelurahan Bulorokeng, Kecamatan Biringkanaya.

Rencananya program RISE di lokasi tersebut akan diresmikan pada tanggal 15 juli mendatang.

Baca Juga : Proses Lelang Sekda Makassar Menuju Tahap Akhir, 3 Nama Besar Keluar: Siapa yang Gugur?

Oleh karena itu, untuk mempersiapkan segalanya PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra memimpin rapat finalisasi persiapan peresmian program RISE di Kelurahan Bulorokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (11/07/2024).

Rapat ini dihadiri langsung oleh tim KIAT Australia, OPD terkait, dan pihak Summarecon yang dalam hal ini ikut sebagai pihak yang menghibahkan tanahnya untuk dipergunakan dalam program RISE ini.

“Pada kegiatan peresmian nanti Makassar akan kedatangan tamu kurang lebih 40 peneliti asing dari seluruh dunia,” ujar Firman.

Baca Juga : DPMPTSP: Investasi Makassar 2023 Capai Rp 5,89 Triliun, Lampaui Target Nasional

Seperti dari Amerika, Australia, Inggris dan negara kepulauan RISE, dirjen cipta kerja sarana dan prasarana, Bappenas, dan kementrian PUPR dan beberapa stakeholder dari balai cipta karya mereka datang melihat progres di Kota Makassar.

“Peresmian ini menjadi langkah untuk melakukan penelitian lanjutan,” kata Firman.

Firman memaparkan untuk kerja sama program RISE ini berada di lima titik yakni ada di Kelurahan Bulorokeng, Kelurahan Barombong, Kelurahan Antang, Kelurahan Tallo, dan Untia.

Baca Juga : DWP Diskominfo Makassar Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Tenaga Honorer

“Untia dan Batua ini sudah di groundbreaking sebelumnya jadi percontohan. Jadi yang tanggal 15 nanti itu berada di Bulorokeng.

Ia menyebut ada beberapa hal yang menjadi intervensi dalam program RISE. Mulai dari perbaikan infrastruktur saluran drainase, sanitasi, dan air bersih.

“Kalau yang akan diresmikan sekarang itu intervensi fisik, infrastruktur hijau jadi meletakkan sanitasi yang terklaster (kelompok) untuk satu wilayah kelurahan yang mana masyarakat, pada kawasan itu terfasilitasi jadi ketika fasilitasi mulai terselesaikan maka tidak perlu terkoneksi dalam ipal yang ada,” tuturnya.

Baca Juga : Sengketa tak Berkesudahan, Danny Minta Pemilik Lahan SD Inpres Pajjaiang Segera Lakukan Setrifikasi

Pemerintah Australia memberikan dukungan dana hibah melalui KIAT kepada Monash University bekerja sama Pemkot Makassar dan Universitas Hasanuddin untuk program RISE.

“Sebagai lokasi terpilih kita berharap program ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan,” ungkapnya.

Diketahui program RISE hanya dijalankan di dua kota di dunia yakni Kota Makassar Indonesia dan Kota Fiji di Suva.

“Dan Makassar yang paling pertama selesai tahun ini. Di Fiji sendiri masih progress,” tandasnya.

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda