HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulawesi Selatan menggelar pelatihan bertajuk Creative Content for Smart Tourism pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis ASITA dalam meningkatkan kemampuan para pelaku travel agent menghadapi persaingan di era digital.
Sekretaris Umum DPD ASITA Sulsel, Ratu Noorita, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk membekali para anggota agar mampu bersaing melalui konten kreatif di media sosial.
Baca Juga : MotoGP 2025: ASITA Sulsel Siapkan Paket Wisata Menarik
“Selama ini banyak pelanggan yang sudah bisa merancang perjalanan sendiri. Karena itu, agen-agen wisata harus mampu beradaptasi dengan tren digital. Melalui pelatihan ini, kami ingin mereka bisa membuat konten yang menarik, memahami storytelling, dan menguasai digital marketing agar penjualan paket wisata semakin meningkat,” ujarnya kepada harian.news.
Ia mengungkapkan, antusiasme peserta cukup tinggi hingga panitia harus membatasi jumlah peserta demi efektivitas pelatihan.
“Kita batasi hanya 35 peserta dulu, semuanya adalah anggota ASITA. Dari total 261 member yang ada, kami ingin kegiatan ini bisa menjadi pemantik agar anggota lain juga aktif meng-upgrade keterampilan digital mereka,” tambahnya.
Baca Juga : ASITA Sulsel Siapkan Strategi Baru Hadapi Masalah Pemangkasan Anggaran Pemerintah
Menurut Ratu, ASITA melihat potensi besar dalam pemasaran digital. Hasil riset internal menunjukkan banyak agen wisata telah mencoba membuat konten, namun masih belum terarah. Karena itu, pihaknya menggandeng pelatih profesional agar konten yang dibuat para anggota lebih efektif dan sesuai dengan algoritma media sosial.
“Banyak di antara mereka sudah punya bakat di bidang ini, tapi belum tahu cara mengoptimalkannya. Maka kami hadirkan pelatih yang ahli agar konten mereka bisa lebih FYP dan berdampak pada penjualan,” jelasnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari program berkelanjutan ASITA Sulsel untuk memperkuat daya saing industri pariwisata lokal melalui transformasi digital.
Baca Juga : Koperasi ASITA Sulsel Resmi Dibentuk, Sinergi Bisnis Anggota Jadi Prioritas
“Kami berencana membuka batch kedua karena banyak yang belum sempat ikut. Ini bukti semangat anggota ASITA untuk terus berkembang,” beber Ratu.
Selanjutnya, CEO Talenta Performa Indonesia, Iskandar, yang hadir sebagai pemateri, menilai langkah ASITA Sulsel ini sebagai gebrakan penting dalam memperkuat branding pelaku industri pariwisata.
“Pelatihan Creative Content for Smart Tourism ini membantu para pelaku travel meningkatkan brand awareness. Peserta sangat antusias karena materi yang dibahas bukan hanya teori, tapi juga praktik langsung membuat konten,” kata Iskandar.
Baca Juga : Harga Tiket Pesawat Naik, Begini Penjelasan Sekretaris Disbudpar Sulsel
Ia menjelaskan, sesi pelatihan kali ini fokus pada pengenalan dasar pembuatan konten dan praktik kreatif.
“Kami ingin peserta memahami apa itu content creator, bagaimana membuat konten yang efektif, serta pentingnya konsistensi,” tambahnya.
Iskandar juga menyoroti pentingnya perusahaan travel memiliki tim khusus yang menangani konten digital.
“Banyak pelaku usaha yang belum menyiapkan sumber daya manusia dan anggaran untuk konten. Saya sarankan agar mereka mulai membentuk tim kreatif dan berinvestasi pada peralatan maupun biaya pemasaran digital,” ujarnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
