HARIAN.NEWS – Pemerintah RI di bawah pimpinan Presiden Prabowo saat ini tengah menggembor-gemborkan terkait efisiensi anggaran.
Pemotongan dana operasional, restrukturisasi birokrasi, hingga digitalisasi layanan publik digadang-gadang sebagai cara untuk memangkas pengeluaran negara yang dipimpin Presiden Prabowo saat ini.
Baca Juga : Prabowo Ancam Perusahaan yang Terlibat Pembakaran Hutan
Namun demikian, di sisi lain kabinet pemerintahan Prabowo saat ini lebih ‘gemuk’.
Beberapa Menteri telah mengangkat sejumlah staf khusus di lingkungan kerjanya, termasuk Menteri Pertahanan yang telah menunjuk Deddy Corbuzier.
Jumlah kementerian dan kursi menteri gemuk, dinilai berpotensi membuat bengkak anggaran. Diangkatnya menteri, wakil menteri serta staf khusus bisa dipastikan, setiap kementerian membutuhkan anggaran operasional hingga fasilitas yang tidak sedikit.
Baca Juga : Raja Juli: Saya Diminta Presiden untuk Terus Turun ke Lapangan
Gemuknya para pekerja di kabinet pemerintahan Prabowo saat ini, memunculkan pertanyaan publik apakah efisiensi benar-benar diterapkan atau justru hanya menjadi jargon semata.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
