MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, secara resmi membuka sebuah Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Upaya Pembentukan Ekonomi Baru dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Lorong melalui Bulo.” Acara ini berlangsung di Hotel Arthama Makassar, Selasa, (25/07/2023).
Dalam sambutannya, Muhammad Rheza mengungkapkan harapannya bahwa FGD ini akan memberikan wadah diskusi bagi masyarakat tentang bagaimana Bina Usaha Lorong (Bulo) dapat menjadi pusat ekonomi baru.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Makassar.
Baca Juga : Sekda Andi Zulkifly Nanda, Resmi Nahkodai KORPRI Makassar
“Dengan pembentukan Bina Usaha Lorong, diharapkan nantinya akan memacu perkembangan pada lorong wisata yang akan menjadikan perekonomian masyarakat semakin meningkat,” ujar Muhammad Rheza.
Acara FGD ini dihadiri oleh beberapa pejabat terkait, termasuk Kabid Kelembagaan Koperasi dan Tim Teknis Muh Sukma Saleh, Tim Ahli Walikota Makassar Sakka Pati, Kabag Hukum Daniati, Kepala Seksi Ekbang dari 15 Kecamatan, perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta para pelaku usaha di lorong dan Dewan Lorong, serta tokoh masyarakat.
Program Bina Usaha Lorong (Bulo) adalah inisiatif yang diarahkan untuk menggalakkan usaha kecil dan menengah di tingkat lokal, terutama di sepanjang lorong-lorong di Kota Makassar.
Baca Juga : Bunda PAUD Makassar Dorong Integrasi PAUD & Posyandu Tekan Stunting
Program ini bertujuan untuk memberdayakan warga setempat, mendorong perkembangan ekonomi di tingkat lorong, dan pada gilirannya, meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan. Diharapkan, program ini akan menciptakan ekonomi lokal yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
