Lebih jauh, Willy mengusulkan agar aktivitas membaca, menulis, hingga keterlibatan dalam kelompok diskusi produktif dapat menjadi salah satu indikator pembinaan yang dipertimbangkan dalam pemberian amnesti bagi warga binaan. Usulan ini membuka perspektif baru dalam sistem pemasyarakatan Indonesia.
Adapun 1.170 buku yang dihibahkan mencakup berbagai kategori komprehensif: biografi, novel, politik, motivasi, sejarah, agama, sosial, budaya, filsafat, hingga buku keterampilan praktis seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan pertukangan.
Baca Juga : Anggota DPR: Korupsi Izin Tinggal WNA Ancam Kedaulatan Indonesia
Variasi kategori buku ini menunjukkan pendekatan holistik dalam pembinaan warga binaan—tidak hanya aspek intelektual dan spiritual, tetapi juga keterampilan vokasional yang dapat menjadi bekal setelah bebas nanti.
Willy menambahkan seluruh buku tersebut merupakan hasil gotong royong anggota Fraksi Partai NasDem yang memiliki kesadaran kolektif tentang pentingnya literasi bagi kemajuan bangsa.
“Semua itu merupakan patungan dari anggota Fraksi sebagai sebuah kesadaran akan pentingnya literasi bagi bangsa ini. Itulah mengapa aksi ini kami sebut gotong royong literasi,” pungkasnya.
Baca Juga : NasDem: Jawaban Pemprov Sulsel Tuntas! Fatmawati Rusdi Lugas & Clear!
Willy berharap langkah yang dilakukan Fraksi NasDem dapat menginspirasi berbagai pihak—pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, hingga individu—untuk ikut memperkuat budaya literasi di lingkungan pemasyarakatan.
Gerakan ini sejalan dengan upaya reformasi sistem pemasyarakatan Indonesia yang lebih berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial, bukan sekadar hukuman. Dengan literasi yang kuat, warga binaan diharapkan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan produktif.
Langkah NasDem ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap hak-hak dasar warga binaan bukan sekadar retorika, tetapi aksi nyata yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi individu maupun masyarakat luas. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
