Karakter ideal itu, lanjutnya, patut terwujud melalui ketaatan beragama, kepatuhan terhadap regulasi, integritas tinggi, serta pola hidup sederhana. Prinsip-prinsip ini menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang tepercaya dan dihormati publik.
“Jadikan nilai-nilai integritas dan kesederhanaan hidup yang telah dipraktikkan oleh Rasulullah SAW sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas sehari-hari,” imbau Gubernur.
Baca Juga : Jatim-Kaltara Kian Solid, Forum Misi Dagang Hasilkan Nilai Kerja Sama Rp2,01 Triliun
Selain pembenahan karakter personal, Gubernur menggarisbawahi pentingnya menyuntikkan semangat kepedulian sosial ke dalam skema kebijakan dan program kerja pemerintah. Ajaran Rasulullah SAW tentang empati harus direalisasikan melalui keberpihakan yang nyata kepada masyarakat rentan.
Oleh karena itu, ia mendorong agar program-program keagamaan dan kemasyarakatan di Kaltara difokuskan untuk mengintervensi penanganan kemiskinan, penguatan pendidikan agama, serta pemberdayaan ekonomi warga. Kehadiran pemerintah harus benar-benar memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh rakyat.
“Ini adalah wujud sesungguhnya dari sinergi kita untuk menghadirkan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi umat,” ujarnya.
Baca Juga : Hadiri Rakor Nasional Karhutla, Zainal Paliwang Instruksikan Pengawasan Ketat di Kaltara
Zainal turut mengajak jajaran OPD, BUMD, instansi vertikal, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat untuk mempererat kolaborasi. Menurutnya, percepatan pembangunan tak bisa bergerak secara parsial, melainkan butuh gotong royong dan saling dukung demi mewujudkan Kaltara yang aman, damai, dan bermartabat.
Di penghujung acara, Gubernur menyerahkan bonus apresiasi kepada para kafilah Provinsi Kaltara yang berhasil mengukir prestasi pada ajang MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026. Penyerahan penghargaan ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah sekaligus pemicu semangat pengembangan prestasi keagamaan di daerah.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Eneng Sangiang Puspasari (Juara III Kaligrafi Al-Qur’an Lukis Kontemporer Wanita), Amrin Bin Haji Baso, S.Pd (Juara Harapan II Kaligrafi Lukis Kontemporer Pria), Jusman, S.Pd (Juara Harapan II Kaligrafi Dekorasi Pria), serta Mega Novita, S.Pd (Juara Harapan III Tilawah Al-Qur’an Wanita).
Baca Juga : Pemkab Jeneponto Peringati Maulid Nabi Muhammad, Usung Semangat Jeneponto Beribadah
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
