HARIAN.NEWS, JAKARTA – Bos Hotel Alexis, Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta akhirnya memenuhi panggilan kepolisian sebagai saksi terkait dugaan pemerasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jumat (3/11/2023).
Untuk diketahui, sebelumnya pemeriksaan Alex sedianya telah dijadwalkan, Rabu (1/11/2023) kemarin. Namun ia batal hadir, karena faktor kesehatan yang akhirnya meminta penundaan kepada penyidik.
Saat tiba sebagai saksi, Alex irit kata menanggapi pertanyaan awak media.
Baca Juga : Viral Video yang Diduga Firli Main Bulu Tangkis, Penyidik KPK: Preseden Buruk Kepolisian
“Nanti ya,” ujar Alex.
Dikutip dari liputan6, Alex Tirta ikut terseret setelah kepolisian menggeledah Safe Hause Firli Bahuri di Kertanegara No. 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis, 26 Oktober 2023. Penyewa rumah tersebut rupanya atas nama Alex Tirta dengan biaya sewa Rp 650 juta per-tahun.
Polisi juga menyita beberapa barang bukti dari rumah tersebut pada Kamis, 26 Oktober 2023. Upaya penggeledahan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB.
Baca Juga : Kapolri Bersurat ke Imigrasi, Minta Pencekalan Firli Diperpanjang 6 Bulan
Ini merupakan upaya yang dilakukan oleh penyidik gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama dengan Dittipikor Bareskrim Polri untuk mencari dan mengumpulkan bukti. Diharapkan, dengan bukti itu akan membuat terang tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya.
Secara terpisah, Pengacara Ketua KPK, Firli Bahuri, Ian Iskandar membantah bila kliennya menyewa rumah dan dibayarkan oleh Alex.
“Jadi dibantah, apalagi ada cerita dibayari oleh Alex Tirta. Jadi itu fitnah, pembunuhan karakter beliau,” kata Ian saat dihubungi, Selasa (31/10/2023) lalu.
Baca Juga : Kasih Uang Rp1,3 Miliar pada Firli Bahuri, SYL: Persahabatan
Ia pun menegaskan Firli tidak mengenal Alex Tirta, sebab rumah itu disewa kliennya lewat agen properti Ray White melalui salah satu ajudannya bernama Andreas yang telah bekerja sejak 2009 lalu dengan Firli.
“Yang kenal itu pihak Ray White melalui Andreas, Bapak Andreas. Kalau tidak percaya panggil aja pihak Andreas, panggil aja pihak Ray White. Baru setahun (disewa oleh Andreas). Iya (dari) 2022,” sebutnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
