Logo Harian.news

Hari Pers Nasional 2026: Jurnalis, Benteng Terakhir dari Arus Disinformasi

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 09 Februari 2026 11:40
Hari Pers Nasional 2026: menghargai jurnalis sebagai pilar demokrasi ||ilustrasibycanva@harian.news
Hari Pers Nasional 2026: menghargai jurnalis sebagai pilar demokrasi ||[email protected]

Jurnalis, Penjaga Kebenaran di Tengah Arus Hoaks: Selamat Hari Pers Nasional 2026

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Tanggal 9 Februari, bukan sekadar tanggal merah di kalender para jurnalis, tetapi juga sebagai momentum yang penting bagi kita semua untuk berhenti sejenak dan memberikan penghormatan kepada mereka yang bekerja keras di balik layar.

Jurnalis adalah garda terdepan dalam menjaga kebenaran di tengah arus informasi yang terus berkembang pesat.

Baca Juga : Presiden Prabowo Absen di Peringatan HPN Serang

Mereka tak hanya bekerja mengejar tenggat waktu, tetapi juga berjuang untuk menyampaikan kebenaran dengan integritas meski harus menghadapi tantangan yang tak ringan.

Kondisi Terkini Industri Media: Badai yang Mengancam Keberlangsungan Pers

Saat ini, industri media menghadapi ancaman besar. Berbagai gelombang penutupan media, baik yang berbentuk cetak maupun digital, menunjukkan bahwa masa depan pers di Indonesia tidaklah mudah.

Baca Juga : Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2026

Bukan karena kehilangan pembaca, tetapi karena ketimpangan antara biaya operasional dan pendapatan yang diperoleh.

Selain itu, dominasi raksasa teknologi seperti Google dan Meta yang menguasai iklan global, telah memaksa media untuk bertahan hidup hanya dengan remah-remah pendapatan digital yang tak menentu.

Tak hanya itu, ada fenomena yang mengkhawatirkan, di mana pengiklan lebih memilih influencer dan KOL (Key Opinion Leader) dibandingkan media konvensional. Ini menyebabkan banyak ruang redaksi tergoda untuk melakukan clickbait demi mengejar trafik, yang pada gilirannya berdampak pada turunnya kualitas jurnalisme.

Baca Juga : AJI Makassar–UNICEF Latih Jurnalis Perkuat Pemberitaan Akurat soal Imunisasi

Di sisi lain, ketergantungan media pada iklan pemerintah di tingkat daerah justru menimbulkan risiko bagi objektivitas dan daya kritis pers. Ini menjadikan keberanian jurnalis untuk menulis secara objektif semakin terancam.

Beberapa Ucapan Hari Pers Nasional yang Penuh Makna

Menghargai perjalanan seorang jurnalis bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan mendukung pekerjaan mereka melalui apresiasi.

Baca Juga : Menhan Ungkap Pelayanan Berobat Gratis untuk Jurnalis

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda