Logo Harian.news

Harun oh Harun

Editor : Rasdianah Jumat, 28 Juni 2024 15:33
Karikatur Harun Masiku (Dodi/harian.news)
Karikatur Harun Masiku (Dodi/harian.news)

HARIAN.NEWS – Ada apa dengan negeri ini, memiliki lembaga yang bisa menangkap Menteri, Gubernur, Ketua DPR, Jendral Polisi, Ketua MK dll tetapi susah menemukan Harun Masiku (HM). Buronan kasus korupsi, berkaitan kasus suap dalam pergantian antarwaktu (PAW) DPR dari PDIP. Ia disangkakan menyuap mantan Komisioner KPU yang masih aktif kala itu. Harun oh Harun.

Adakah penegak hukum lain yang bisa bikin koruptor gemetar, jantungan, kabur, bahkan bisa bikin drama saat penangkapan. Terang benderang prestasi KPK seterang matahari bersinar di siang hari di masa itu. Tapi mengapa lembaga itu seakan tumpul untuk orang tertentu saat ini.

Orang awam saja mempertanyakan, kenapa bisa menangkap dan mengadili HM seperti mencari jarum ditumpukan jerami.

Baca Juga : Menyoal Krisis Figur 02 di Pilkada Gowa, Siapa yang Unggul?

ICW bahkan menganggap penanganan KPK atas dugaan suap oleh HM berlarut-larut. Terkesan mendiamkan.

“Kejanggalan penanganannya terlalu banyak dan amat terlihat upaya sistematis dari lembaga hukum ini untuk melindungi Harun,” kata Kurnia.

ICW meyakini Harun akan bebas berkeliaran tanpa khawatir proses hukum. Semakin kesini semakin jelas keengganan KPK menegakkan hukum terhadap HM. Karena buron itu terindikasi kuat berafiliasi dengan elit partai politik.

Baca Juga : Cukupkan Koalisi di Pilgub Sulsel, Danny-IAS Berebut Rekomendasi PKS

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan sangsi HM bisa tertangkap meski komisi antirasuah dibantu Mabes Polri. Menurutnya ini persoalan kemauan KPK. “Mau dibantu oleh siapapun jika KPKnya tidak mau tidak akan ditangkap”.

Upaya aktor yang menghiasi pemberitaan menghindari penegak hukum akan mengalami kendala sepanjang hidup. Disamping mempunyai tantangan tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. Kemanapun dia pergi orang akan mengkaitkan dengan kasusnya. Satu-satunya cara berkelit adalah oplas (operasi plastik) seperti dalam film dan mengganti nama.

Sekali melakukan hal tidak terpuji selama hidup akan menuai akibat.

Baca Juga : Gelar Rakor, KPK Bakal Perkuat Peran APIP di Sulsel

PENULIS: IGA K

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda