Logo Harian.news

Hasil Seleksi PPS KPU Makassar Dianggap Curang, Peserta Sebut Ada Orang Dalam?

Editor : Redaksi II Senin, 27 Mei 2024 21:44
Pengumuman hasil seleksi PPS KPU Makassar. (Foto: Instagram)
Pengumuman hasil seleksi PPS KPU Makassar. (Foto: Instagram)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar tengah melakukan penjaringan anggota panitia pemungutan suara (PPS) di Kota Makassar untuk persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Namun, dalam proses penjaringan tersebut, beberapa peserta mengeluhkan ketidakjujuran KPU Makassar terkait hasil seleksi, bahkan diduga ada peserta yang lolos berkat orang dalam (Ordal).

Kekesalan tersebut disampaikan peserta melalui kolom komentar di akun Instagram (IG) resmi milik KPU Makassar.

Baca Juga : Transformasi Sulsel: Dari Rawan ke Aman, Sinergitas Pilgub 2024 Dipuji

“Buat apa itu wawancara, tes, hahahah the real ORANG DALAM. Ada memang aura mistis itu salah satunyaaaaa. yang bisa bikin tunduk ehm ehmn,” tulis akun arhysptra16, dalam kolom komentar KPU Makassar, Senin (27/05/2024).

TANGKAPAN LAYAR. Salah satu peserta seleksi PPS Pilkada 2024 yang dilaksanakan oleh KPU Makassar menyanpaikan kekesalannya di instagram resmi KPU Makassar.

Terkait hal tersebut, informan Harian.News yang juga salah satu peserta dalam penjaringan PPS membenarkan terkait hasil seleksi yang dirasa tidak jujur dan ganjil. Bahkan menurutnya ada permainan dalam penyelenggara pemilu saat merekrut anggota PPS.

Baca Juga : Deretan Daerah yang Diputuskan Harus PSU

“Bukan cuma 1 yang mengeluh, sudah banyak di sosial media juga sudah ramai. Masalahnya ini penyelenggara pemilu yang bermain,” ujarnya kesal.

Ia menceritakan kalau KPU kota Makassar membuka pendaftaran PPS yang dilakukan pada 2-8 Mei 2024 yang kemudian diperpanjang tanggal 9-11 Mei 2024.

Menurut informan, ia mengikuti setiap jenjang tahapan, baik seleksi berkas, CAT, hingga seleksi wawancara.

Baca Juga : Besok, 23 Kepala Daerah Sulsel Dilantik Prabowo Subianto

“Di kelurahan saya pendaftarnya hanya tiga orang, setiap pengumuman untuk lanjut ketahap selanjutnya nama saya masih dinyatakan lolos,” ujar tanpa menyebutkan kelurahan.

Namanya kemudian tidak muncul setelah pengumuman final anggota PPS. Menurutnya, hal tersebut menjadi ganjil lantaran mucul nama baru yang dinyatakan lulus.

“Saat pengumuman final nama saya diganti oleh orang yg tidak mengikuti tahapan pendaftaran sama sekali, saya rasa ini sangat merugikan. Saya yang mengikuti semua tahapan namun diakhir nama saya hilang dan diganti,” jelasnya.

Baca Juga : FGD KPUD Sinjai, Akademisi Sentil Minimnya Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024

Katanya, harusnya pihak KPU kota Makassar memberikan keterangan jika memang dirinya dinyatakan tidak lolos dalam tahapan seleksi PPS.

“Jika saya dinyatakan tidak lolos seharusnya nama saya masih ada dengan catatan pengganti seperti di kelurahan lainnya bukan malah dihilangkan dengan memasukkan nama orang lain,” tegasnya.

“Jika mereka berdalih orang tersebut (nama baru) telah melakukan proses perekrutan mengapa setiap pengumuman tahapan yang dikeluarkan di kelurahan saya itu namanya tidak ada nanti kelulusan baru muncul dan menghilangkan nama saya,” tambahnya.

Sikap KPU kota Makassar tersebut katanya menjadi tanda tanya, terkait rencana apa yang dilakukan hingga ingin menganti posisinya dalam daftar nama.

“Percuma kami bersusah paya berjuang jika pada akhirnya orang dalam ji yang diloloskan, inikan menjadi tanda tanya besar, KPU apa yang ingin dilakukan kedepannya sehingga berani mengganti peserta dengan orang bayangan,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari KPU Makassar.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda