Logo Harian.news

Hukum Puasa Jika Lupa Niat? Perhatikan Hal Ini

Editor : Redaksi Kamis, 23 Maret 2023 16:44
Hukum Puasa Jika Lupa Niat? Perhatikan Hal Ini

HARIAN.NEWS – Memasuki bulan suci ramadhan umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa. Perintah tersebut sudah tertulis jelas dalam surat Al-Baqarah ayat 183.

dalam menjalani ibadah ramadhan selama sebulan, sesorang kadang lupa niat berpuasa. Lalu bagaimana hukum puasa jika lupa tidak melafalkan niat?

Niat menempati posisi sangat penting dalam Islam. Bahkan di dalam sebuah hadist dikatakan bahwa sebuah amalan tergantung pada niatnya.

Baca Juga : Ingin Puasa Syawal? Ini Lafal Niat dan Waktu Pelaksanaannya

عَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Kaitannya dengan ibadah puasa, dimasukan niat syarat syah bersama dengan bersama hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Niat cukup diucapkan dalam hati.

Baca Juga : Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan Kota Makassar Hari ini 18 Maret 2024

Dalam haditsnya, Rasulullah SAW menyebut puasa tanpa niat di malam harinya dianggap tidak sah.

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya: “Barangsiapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya.” (HR Ad-Daru Quthni dan Al- Baihaqi).

Bacaan niat puasa lengkap dengan artinya

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla.

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta’ala.”

Akan tetapi, sering kali umat muslim lupa untuk berniat puasa di malam hari.

Sebagai upaya mengantisipasi hal tersebut, para ulama menganjurkan niat puasa sebulan penuh yang dapat dibaca di waktu sahur pertama bulan Ramadan.

Hal ini bertujuan jika suatu hari seorang muslim lupa melakukan niat, maka puasanya tetap sah karena telah dicukupkan dengan niat puasa sebulan penuh dengan mengikuti (taqlid) mazhab Maliki.

Imam Al-Qulyubi menyatakan, “Disunahkan pada malam pertama bulan Ramadan niat berpuasa sebulan penuh untuk mengambil manfaat dari pendapat Imam Malik pada suatu hari yang lupa untuk berniat di dalamnya. Karena beliau menganggap niat tersebut mencukupi bila lupa niat pada malam-malam berikutnya di semua malam Ramadan.” (Hasyiyah Al-Qulyubi, II/66).

Perlu diperhatikan, niat puasa sebulan penuh hanya sebagai antisipasi apabila lupa tidak melakukan niat puasa sehingga umat muslim tetap diwajibkan melakukan niat seperti biasa di setiap malamnya.

Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh

Adapun bacaan niat puasa sebulan penuh yang dapat dibaca waktu sahur pertama bulan Ramadan, yaitu sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma jami’I syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda