MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Darud Da’wah Wal Irsyad (IMDI) menggelar aksi demo terkait kebijakan pesantren.
Demonstrasi itu terjadi di Flyover Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17 November 2022).
Baca Juga : Wakili Indonesia Timur Temu Nasional Pesantren, Nurul Husna: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan Seksual
Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa ini berlangsung dengan berorasi dan membakar ban bekas.
Idil selaku Jenderal Lapangan menjelaskan bahwa aksinya itu mempersoalkan terkait payung hukum pesantren belum berjalan baik.
“Kami melakukan aksi demonstrasi sebab UU. No. 18 Tahun 2019 tentang pesantren belum berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya.
Baca Juga : BI Sulsel Kick Off REWAKO 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
Adapun tuntutan yang dibawa:
1. Mendorong pemerintah agar mewujudkan keberpihakan anggaran terhadap Pesantren.
2. Optimalisasikan penerapannya Perda Pesantren di Sulawesi Selatan
Baca Juga : Ketika Luka Korban Kejahatan Seksual Dianggap Kecil
2. Mendesak Pemerintah mengalokasikan dana abadi pesantren sebagai amanat dari UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
3. Memperketat verifikasi dan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berbasis pesantren.
7. Mendorong peningkatan mutu dan pemberdayaan pendidikan kualitas pesantren.
Baca Juga : Asesor Visitasi Akreditasi PP Muhammadiyah: Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Pilot Project Pesantren Terbaik
Ia berharap pemerintah khususnya di Sulawesi Selatan mampu memberi perhatian yang lebih kepada kesejahteraan Pesantren.
“Semoga pemerintah khususnya Sulsel untuk lebih memperhatikan kesejahteraan pesantren,” tutupnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
