HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar sekaligus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan sikap tidak akan mengendors dan cawe-cawe untuk istrinya Indira Jusuf Ismail maju dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar.
“Saya sudah sampaikan sebelumnya, Saya mendapat desakan sampai tiga kali. Setelah itu, Saya bilang silakan dicoba, tapi Saya tidak mau endorse. Biarlah masyarakat yang endorse,” ujarnya kepada awak media, Senin (29/4/2024).
Danny, sapaannya, juga mengatakan, Ia memberikan kesempatan kepada Indira untuk mengambil langkah politik pertama dalam kancah Pilwalkot.
Baca Juga : Megawati Soekarnoputri Merangkap Jabatan Sekjen PDIP
“Saya percaya sama orang-orang yang mendukung Ibu Indira dan masyarakat yang mendorong dirinya maju, jadi Saya rasa tidak ada cawe-cawe apalagi saya Wali Kota Makassar, tentu hal semacam itu ada regulasinya,” tegasnya.
Kata Danny, jika dirinya mengendors dan cawe cawe dalam pertarungan politik yang akan digelar 27 November 2024 mendatang akan terjadi konflik interest.
“Karena kalau diendors dan ikut di dalamnya nanti dalam tanda kutip ada konflik interest. Biarkan masyarakat memilih dan mendukung saja,” ujarnya.
Baca Juga : Prabowo Sebut Gerindra dan PDIP Adik Kakak
“Kalau ada dukungan kenapa musti mundur, kalau tidak ada dukungan kenapa musti maju,” lanjutnya.
Meski telah menjadi Ketua PKK selama 2 periode di Kota Makassar, Danny tak menampik jika sosok Indira perlu banyak mempersiapan diri jika ingin berpolitik.
“Saya liat mulai belajar-belajar itu (Indira),” tandasnya.
(NURSINTA)
Baca Juga : Heboh PDIP Vs Menteri Koperasi Budi Arie
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
