HARIAN.NEWS – Mantan Presiden RI, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi. Kembali menjadi sorotan publik tanah air, ia didapuk menjadi penasihat Danantara bersama Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
Adapun alasan ditunjuknya Jokowi menjadi penasihat Danantara tersebut menurut Presiden Prabowo karena sosok tersebut dinilai sebagai figur berintegritas.
Baca Juga : Hangat di Kremlin, Prabowo dan Putin Bahas Masa Depan Kerja Sama Bilateral
Jauh sebelumnya, pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. Pada Mei 2024 lalu pernah meyakini bahwa Jokowi akan tetap aktif di dunia perpolitikan atau bidang lainnya pasca tidak lagi duduk di kursi Presiden RI.
Menurutnya, Jokowi dapat tetap aktif sebagaimana Jusuf Kalla atau SBY yang saat ini menjadi tokoh nasional dengan beragam kesibukannya.
Dedi mengatakan bahwa kakek Jan Ethes tersebut telah menyiapkan perangkat pensiun setelahnya tidak lagi menjabat presiden.
Baca Juga : Disaksikan Prabowo, Nose Herbal Indo Gandeng Jepang Bangun Industri Beauty & Wellness Berbasis Herbal
Perangkat ‘anti pensiun’ tersebut menurut Dedi seperti halnya mengupayakan Gibran lolos kontestasi dan juga Kaesang yang menduduki kursi Ketua Umum PSI.
Saat agenda retreat kepala daerah di Akmil Magelang belum lama ini, Presiden Prabowo, Jokowi dan SBY hadir bersama mengenakan seragam Komcad, ketiga tokoh tersebut tampak ‘memamerkan’ kekompakannya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

