Logo Harian.news

Jumlah Stunting di Makassar Meningkat, Danny: Terkendala Deteksi Kasus

Editor : Rasdianah Senin, 16 September 2024 19:33
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Foto: HN/Sinta
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menyebut, penyelesaian masalah stunting di Makassar mengalami kendala.

Hal tersebut ia sampaikan menyusul hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, menunjukkan prevalensi stunting di Kota Makassar meningkat dari 18,04% menjadi 25,6%.

Kata Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah mendeteksi kasus stunting.

Baca Juga : Benahi Sikap Aparat, Munafri Minta Petugas Dishub Jadi Pelayan Publik, Bukan Preman Jalanan

“Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menemukan stunting, dan bagaimana menemukan setiap pendatang baru yang membawa anak stunting, itu yang perlu,” ujarnya, Senin (16/9/2024).

Menurutnya, langkah pencegahan akan lebih efektif jika deteksi dini dapat dilakukan secara menyeluruh.

Namun hingga saat ini, Pemerintah Kota Makassar terus berupaya menekan angka stunting melalui berbagai program intervensi yang telah berjalan.

Baca Juga : Munafri Dorong Sinergi Tripartit, Pastikan Perlindungan dan Jaminan Hari Tua Pekerja

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di seluruh posyandu.

“Tapi tetap masih dihadapkan beberapa kendala, terutama dalam pemantauan pertumbuhan balita,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa akan terus melakukan pemenuhan dalam hal penurunan angka stunting di Kota Makassar hingga zero stunting.

Baca Juga : Ketua DPRD Makassar Dukung Mutasi ASN oleh Appi-Aliyah

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda