Logo Harian.news

Jumlah WNI Terbanyak Kedua, Ma’ruf Amin Cek Kesiapan Pemilu 2024 di Jeddah

Editor : Rasdianah Kamis, 08 Februari 2024 10:34
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau PPLN Jeddah. Foto: BPMI Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau PPLN Jeddah. Foto: BPMI Setwapres

HARIAN.NEWS – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meninjau Sekretariat Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Jeddah di Kompleks Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, 4653, Al-Muallifin Street, Al Rehab District/5, Jeddah, Arab Saudi, Rabu (7/2/2024) kemarin.

Ma’ruf mengecek kesiapan PPLN Jeddah dalam melaksanakan pemungutan suara Pemilu 2024 bagi WNI di Arab Saudi.

Ma’ruf mengungkapkan, Arab Saudi memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) luar negeri terbesar kedua setelah Malaysia. Ia mengimbau kepada WNI agar menggunakan hak pilihnya untuk mendukung suksesnya pemilu.

Baca Juga : Empat WNI Diculik di Gabon, DPR Ultimatum Pemerintah: Negara Tak Boleh Lamban

“Tadi saya dilapori bahwa di sini (jumlah DPT-nya) terbesar setelah Malaysia. Oleh karena itu, kepada masyarakat terutama para pemilih supaya menjalankan (dengan baik), artinya melakukan tugasnya untuk ikut dalam pemilu,” kata Ma’ruf dalam keterangannya, dikutip dari kumparan, Kamis (8/2/2024).

Ma’ruf menyampaikan, pemilu merupakan tugas negara dan amanat konstitusi untuk memilih presiden, wakil presiden, dan para anggota legislatif. Ia menilai, Pemilu 2024 sangat penting khususnya untuk memilih presiden dan wakil presiden baru, karena baik Presiden Jokowi maupun dirinya tidak lagi ikut berkontestasi.

“Pemilu itu penting dilaksanakan sesuai dengan aturan yaitu jujur dan adil (jurdil). Jurdil menjadi penting sebab untuk memberikan legitimasi. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak terlihat jujur, sebab nanti hasilhya kurang legitimate dan dianggap kurang memenuhi unsur kejujuran dan keadilan,” tuturnya.

Baca Juga : 2 WNI Bantu Haji Ilegal Dibekuk di Jeddah

Ma’ruf juga mengingatkan perbedaan pilihan dalam pemilu wajar. Namun, ia berharap perbedaan pilihan tersebut tidak menimbulkan perpecahan masyarakat.

“Jadi istilahnya polarisasi pasti [terjadi], tetapi [harapannya] polarisasi yang tidak membawa keterbelahan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ma’ruf meminta kepada seluruh pihak terkait agar lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan politik dalam pemilu. Ia juga berharap agar pemenang Pemilu 2024 dapat merangkul seluruh pihak, termasuk yang tidak mendukung atau memilihnya.

Baca Juga : Langgar Izin Tinggal, 152 WNI Dideportasi dari Makkah

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda