Logo Harian.news

Harian Gowa

Kadis PMD Gowa dan Pejabat Eselon Bungkam Soal Keberangkatan Aparatur Desa

Editor : Andi Awal Tjoheng Rabu, 04 Oktober 2023 23:45
PMD Gowa Diam terkait kisruh keberangkatan ratusan Aparatur Desa ke Bali. Foto:ist
PMD Gowa Diam terkait kisruh keberangkatan ratusan Aparatur Desa ke Bali. Foto:ist

Temuan LI-BAPAN-RI Menguatkan Dugaan Pelanggaran Juknis Dana Desa di Gowa

 

HARIAN.NEWS,GOWA – Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LI-BAPAN-RI) Kabupaten Gowa semakin yakin terkait dugaan pelanggaran Petunjuk Teknis (Juknis) pengelolaan Dana Desa terkait kunjungan ratusan Aparatur Desa ke Pulau Bali.

Baca Juga : Jelang Pilkada, LI BAPAN RI GOWA Ajak Rakyat Gowa Merdeka dalam Memilih

Namun, beberapa pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gowa tampaknya enggan memberikan penjelasan kepada media.

Muhammad Basri, Kepala Dinas PMD Gowa, telah dua hari enggan memberikan klarifikasi, sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Muhammad Akbar yang sebelumnya merespons panggilan telepon, namun kini memilih untuk Bungkam.

Bungkamnya pejabat eselon dan fungsional Dinas PMD Gowa dinilai aneh oleh Baharuddin Nur, KABAN DPC GOWA LI-BAPAN-RI. Ia mengatakan, “Kami berharap ada klarifikasi dari Dinas PMD Gowa agar publik dapat memahami situasi ini. Hal ini penting untuk menghindari merebaknya rumor terkait dugaan kuat permainan anggaran desa di Kabupaten Gowa, seperti kasus pengadaan dump truk di PMD pada tahun 2020. Semoga hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua.”

Baca Juga : Kunjungan 121 Aparatur Desa Kabupaten Gowa ke Bali Dikritik oleh LI-BAPAN-RI

Selain itu, pihak LI-BAPAN-RI juga menyoroti rumor bahwa setiap desa dibebani biaya sebesar Rp7,5 juta per desa untuk keberangkatan mereka. Mereka berharap alasan di balik kegiatan koordinasi antar propinsi yang menjadi dasar Dinas PMD Gowa dalam memberangkatkan ratusan Aparatur Desa tersebut dapat dijelaskan.

Pandangan kami sangat jelas, item kegiatan ini tidak diatur dalam Juknis Pengelolaan Dana Desa. Atau mungkin kami yang salah paham, oleh karena itu, kami mendesak Dinas PMD untuk memberikan penjelasan,” tegas Baharuddin Nur Gau dari LI-BAPAN-RI.,

Kesimpulannya, publik menanti jawaban dari Dinas PMD Gowa terkait permasalahan ini guna mengklarifikasi keberangkatan Aparatur Desa ke Bali dan dugaan pelanggaran terkait pengelolaan Dana Desa. ***

Baca Juga : Melalui “GAK”, Aparatur Desa di Moncongloe Ramai-Ramai Kuliah STIA Abdul Haris

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda