Logo Harian.news

Kanit Intelkam Polsekta Rappocini Meninggal Dunia, DM Hadir Melayat

Editor : Rasdianah Selasa, 12 Maret 2024 14:32
Kanit Intelkam Polsekta Rappocini, AKP Hasanuddin yang akrab disapa Dg Ngitung. Foto: ist
Kanit Intelkam Polsekta Rappocini, AKP Hasanuddin yang akrab disapa Dg Ngitung. Foto: ist

HARIANNEWS, GOWA – Sempat diopname selama tiga hari, Kanit Intelkam Polsekta Rappocini, AKP Hasanuddin yang akrab disapa Dg Ngitung dikabarkan meninggal dunia pada pukul 17.00, Senin (11/3/2024) sore kemarin. Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin (DM) yang juga sahabat Almarhum hadir melayat di rumah duka.

“Beliau polisi yang berintegritas, disiplin dan loyal. Kami bersama-rekan lain sering ngopi bareng dan tunaikan shalat berjamaah di masjid yang terletak di samping Warkop Dottoro saat waktu shalat,” ujar DM Selasa malam.

“Kami semua jadi saksi bahwa Almarhum orang baik dan kita berharap Allah Ta’ala terima segala amalnya dan Jannah tenpatnya,” lanjut Ssalah satu kandidat calon Bupati Gowa itu.

Baca Juga : Gowa Menjadi Kediaman Empat Naga Politik Sulsel

Sementara itu, kabar meninggalnya Dg Ngitung juga langsung membanjiri jagat media sosial di Makassar dan Gowa. Wafatnya AKP Hasanuddin sempat mengagetkan rekan-rekannya di Kabupaten Gowa.

“Sabtu pagi kami masih sempat ngopi bareng di warkop Dottoro Sungguminasa, dirinya masih bicara lepas dan sampaikan awal Ramadan berniat balik ke kampungnya di Kampung Gangga Bontonompo. Tapi sorenya, kabarnya almarhum dilarikan ke rumah sakit akibat serangan stroke, ” urai Dg Naba rekan ngopinya di Sungguminasa dengan raut sedih tadi malam saat mendampingi DM melayat tengah malam di rumah duka.

Khaerul Jalil salah satu keponakan Almarhum menceritakan kegiatan pamannya dalam beberapa bulan ini terbilang tinggi.

Baca Juga : DM Nahkodai KONI Sulsel, Ucapan Selamat Terus Mengalir

“Beliau berdomisi di Batangkaluku Gowa, sedang kantornya di Poksekta Rappocini, saat jadwal Pemilu sudah berlangsung dirinya sering pulang dini hari, kami sekeluarga sangat paham, karena posisinya sebagai aparat keamanan. Beliau sering bercerita bersama anak buahnya harus terus memantau kondisi Kota Makassar. Staminanya yang kurang stabil saat diserang stroke akibatnya tumbang, mungkin itu penyebabnya,” urai Khaerul Jalil.

Rencanya jenazah akan dikebumikan di Gangga, pada Selasa (12/3/2024) di Kampung kelahiran Almarhum.

“Sebelumnya proses pelepasan jenazah akan dilaksanakan secara kedinasan, ” tambah Khaerul Djalil.

Baca Juga : Hasrul Abdul Rajab : DM Nahkodai KONI Sulsel, Kado Terindah di Hari Jadi Gowa ke-705 Tahun

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : YUSRIZAL

Follow Social Media Kami

KomentarAnda