HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Jika memasuki bulan ramadan, seluruh umat islam selalu menantikan datangnya malam Lailatul Qadar atau malam seribu bulan.
Untuk pelaksanaan Ramadan 1445 H atau 2024 M ini, anda perlu tahu kapan datangnya malam Lailatul Qadar atau malam seribu bulan tersebut.
Dikutip dari NU Online, malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam lailatul qadar pun menjadi malam yang penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.
Baca Juga : PHI Hadirkan Promo Wedding, Room, dan Ramadan Spesial di HoRe Expo PHRI 2026
Tanda-tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar berada di bulan Ramadhan pada sepuluh hari terakhirnya, yaitu malam kedua puluh satu, atau kedua puluh tiga, atau kedua puluh lima, atau kedua puluh tujuh, atau kedua puluh sembilan, atau di akhir malam Ramadhan.
“Dari Aisyah ra, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: ‘Carilah lailatul qadar itu dalam malam sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaih) Menurut hadits yang diriwayatkan Aisyah, Nabi Muhammad SAW memerintahkan umatnya untuk mencari kemuliaan dari malam 1.000 bulan atau malam Lailatul Qadar tersebut.
Baca Juga : Momen Silaturahmi Idulfitri, IPPK Prov Sulsel Gelar Halal Bihalal
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal ganjil dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadan,” (HR. Bukhari).
Meski demikian, tidak ada ketentuan pasti kapan keberadaan dari malam Lailatul Qadar. Menurut Imam Syafi’i, Rasulullah mengatakan untuk mencari Malam Lailatul Qadar pada malam 23 Ramadan.
Baca Juga : Malam 30 Ramadan, Wali Kota Makassar Bersama Forkopimda Pantau Langsung Posko Lebaran 2025
Sementara menurut hadits Riwayat Muslim, berpendapat malam kemuliaan itu terjadi pada malam ke-27 Ramadan dan menjadi pendapat bagi sebagian besar ulama.
عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ: وَاللَّهِ إِنِّي لأَعْلَمُهَا وَأَكْثَرُ عِلْمِي هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا، هِيَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
Artinya: Dari Ubay bin Ka’ab: Demi Allah, sungguh aku mengetahui malam (Lailatul Qadar) tersebut. Puncak ilmuku bahwa malam tersebut adalah malam yang Rasulullah saw memerintahkan kami untuk menegakkan salat padanya, yaitu malam ke-27 (HR Muslim).
Baca Juga : Nyepi dan Ramadan Sumber Inspirasi
Doa Menyambut Malam Lailatul Qadar
Nabi Muhammad SAW meminta umat muslim untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh pada malam Lailatul Qadar.
‘Aisyah mengatakan, “Saat memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Rasulullah SAW fokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” (HR Al-Bukhari).
Di antara amalan yang bisa dilakukan adalah memperbanyak baca doa: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’ Artinya, “Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku.”
Dianjurkan juga memperbanyak baca Al-Qur’an, zikir, doa sapu jagat, dan doa-doa yang bermanfaat untuk umat Islam.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
