HARIANEWS.COM – Keluarga korban dugaan pembunuhan di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulbar, Sarale Yakin Sumaju mengecam tindakan pembantaian yang menewaskan keluarganya.
Sarale Yakin Sumaju yang juga merupakan ponakan dari korban yang ditemukan tewas bersama istrinya di dalam rumah pada Minggu, 7 Agustus 2022, mengatakan bahwa pihak keluarga sangat menyayangkan tindakan yang memilukan ini.
Baca Juga : Minta Dinikahi karena Hamil: Terungkap Motif Pelaku Tusuk Gadis 19 Tahun Sebanyak 79 Kali
“Kami juga mengutuk keras tindakan seperti ini. Olehnya itu, kami meminta kepada pihak Kepolisian, agar mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan yang menimpa keluarga kami,” kata Sarale Yakin Sumaju, kepada kontributor harianews.com di TKP (tempat kejadian perkara).
Sarale Yakin Sumaju menegaskan, jika pihak Kepolisian tidak menindaklanjuti kejadian ini, maka akan banyak lagi keluarga yang berdatangan.
“Kami meminta kepada Kepolisian Polres Mamasa menindaklanjuti apa yang terjadi saat ini, karena kalau tidak, massa akan lebih banyak dari pada saat ini,” tegasnya.
Baca Juga : Polisi Tangkap Enam Pelaku Pembunuhan Perantau Jawa di Bulukumba
Sarale Yakin Sumaju berharap agar tidak ada lagi kejadian serupa yang terjadi seperti ini, khususnya bagi keluarga korban.
“Kami berharap agar secepatnya terungkap siapa pelaku kejahatan yang bejat ini,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan pihak Kepolisian Polres Mamasa sementara melakukan penyelidikan.
Baca Juga : Peran AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan bagi Masyarakat di Kabupaten Rejang Bengkulu
Diberitakan sebelumnya, dua warga di Kecamatan Aralle ditemukan meninggal dunia dirumahnya dengan dugaan Pembunuhan.
Warga tersebut merupakan suami-istri Agen BRI Link di Kecamatan Aralle, suami korban Porepadang merupakan Kepala Sekolah SMAN 2 Bumal (Buntu Malangka). **
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

