Logo Harian.news

Kepsek SMA 10 Makassar Minta MBG Terus Dievaluasi

Editor : Rasdianah Kamis, 09 Januari 2025 11:00
Kepala Sekolah SMA 10 Makassar, Bahmansyur. Foto: HN/Sinta.
Kepala Sekolah SMA 10 Makassar, Bahmansyur. Foto: HN/Sinta.

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Hasil uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA 10 Makassar, pada siswa kelas 10 dengan total 393 peserta berjalan lancar tanpa kendala.

Meski begitu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 10 Makassar, Mansyur mengatakan, sejumlah aspek teknis memerlukan perhatian dan evaluasi.

Ia menyoroti, pentingnya kualitas makanan yang diberikan, seperti menghindari nasi basi akibat pengemasan kurang tepat, termasuk pendistribusian yang tepat waktu.

Baca Juga : Awal Tahun dengan Nurani, Taruna Ikrar Menanam Pohon dan Memastikan Obat Aman bagi Masyarakat

“Kemarin uji coba berjalan baik, tapi ke depan Kita perlu menjaga kualitas makanan dan memperhatikan waktu pendistribusiannya. Anak-anak hanya memiliki waktu istirahat terbatas, jadi distribusi makanan harus tepat waktu,” ujar Mansyur, kepada awak media di ruangannya, Rabu (8/1/2025).

Mansyur menceritakan, pada hari pertama, distribusi terlambat karena kendala pengemasan, sedangkan hari kedua nasi yang masih panas dikemas terlalu rapat sehingga menghasilkan aroma tidak segar.

“Iya, mungkin karena nasinya masih panas sudah dibungkus jadi berkeringat, makanya kaya tidak segar ketika sampai di siswa,” ujarnya.

Baca Juga : Soal Usulan “Power Rangers” jadi Sopir Mobil MBG

Lebih lanjut, Mansyur menyebut, pemilihan menu juga menjadi perhatian khusus. Ia mencontohkan buah atau pun sayur tersisa bisa dievaluasi agar tidak terulang.

“Sisa makanan seperti sayur yang tidak dikonsumsi, buah yang tidak disukai, atau ikan yang tidak disentuh anak-anak akan dievaluasi. Jangan sampai ada makanan terbuang percuma,” katanya.

Meski begitu, secara umum program ini disambut antusias oleh siswa meski masih ada kendala kecil, seperti buah pisang yang rusak karena penumpukan.

Baca Juga : Manfaat MBG Mulai Terasa, Tantangan Tak Bisa Diabaikan

“Pada dasarnya anak-anak senang sekali, apalagi bisa menghemat uang belanja mereka,” tutup Mansyur.

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda